Jet Militer Pembawa Menhan Inggris Diduga Dikerjai Rusia, Tiba-tiba Gangguan Sinyal

Jet Militer Pembawa Menhan Inggris Diduga Dikerjai Rusia, Tiba-tiba Gangguan Sinyal

Global | sindonews | Senin, 25 Mei 2026 - 14:29
share

Sebuah jet Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) yang ditumpangi Menteri Pertahanan (Menhan) John Healey tiba-tiba mengalami gangguan sinyal saat terbang di dekat perbatasan Rusia. Sumber pertahanan London menduga gangguan ini ulah Rusia.

Menurut laporan The Times, Senin (25/5/2026), Healey sedang dalam perjalanan kembali ke Inggris pada hari Kamis setelah mengunjungi pasukan Inggris di Estonia—salah satu negara NATO di wilayah timur.

Baca Juga: Nyaris Tabrakan, Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Mata-mata Inggris dalam Jarak 6 Meter

Disebutkan bahwa ponsel pintar dan laptop di dalam jet RAF itu tidak dapat terhubung ke internet dan pilot harus menggunakan sistem navigasi yang berbeda karena GPS pesawat dinonaktifkan selama penerbangan tiga jam.

Sumber pertahanan Inggris mengatakan: "Ini adalah campur tangan Rusia yang sembrono, tetapi RAF telah siap untuk menangani aktivitas ini."

Tidak diketahui apakah Healey sengaja menjadi target, tetapi jalur penerbangan pesawat Dassault Falcon 900LX itu terlihat di situs web pelacakan.Penumpang di dalam pesawat, termasuk fotografer dan seorang reporter, diberitahu bahwa pesawat masih dapat beroperasi dengan aman meskipun ada gangguan.

Kemampuan untuk mengganggu GPS—sistem yang digunakan untuk navigasi sehari-hari—kini telah menjadi bagian rutin dari perang modern, dan insiden-insiden tersebut secara rutin dikaitkan dengan Rusia.

Pada September 2025, sebuah pesawat yang membawa kepala Uni Eropa Ursula von der Leyen diduga mengalami pengacauan GPS.

Uni Eropa mengatakan pesawat tersebut dapat mendarat dengan selamat. "Kami telah menerima informasi dari otoritas Bulgaria bahwa mereka mencurigai gangguan terang-terangan ini dilakukan oleh Rusia," kata otoritas Uni Eropa saat itu.

Pada Maret 2024, sebuah pesawat RAF yang membawa Menteri Pertahanan saat itu, Grant Shapps, juga mengalami gangguan sinyal GPS selama sekitar 30 menit saat terbang di dekat wilayah Rusia.Awal bulan ini, pakar peperangan elektronik Dr Thomas Withington dari lembaga think tank RUSI mengatakan kepada Sky News bahwa Iran telah membeli peralatan pengacau sinyal dari Rusia dan mengembangkan sistemnya sendiri di Teluk.

Insiden dengan penerbangan Menhan Healey terjadi beberapa hari setelah Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan dua jet tempur Rusia telah berulang kali dan secara berbahaya mencegat pesawat mata-mata RAF di atas Laut Hitam.

Menurut kementerian tersebut, sebuah jet tempur Su-35 Rusia terbang sangat dekat dengan pesawat Inggris sehingga memicu sistem daruratnya, termasuk menonaktifkan autopilot, sementara jet tempur Su-27 Moskow juga terbang enam meter dari hidung pesawat Rivet Joint yang tidak bersenjata dan melakukan enam kali penerbangan di depannya.

Kementerian Pertahanan dan Kementerian Luar Negeri Inggris mengutuk "perilaku berbahaya dan tidak dapat diterima" tersebut dalam sebuah pengaduan kepada Kedutaan Besar Rusia di London.

Topik Menarik