Strategi DCA Dinilai Efektif Redam Volatilitas Pasar Kripto
Strategi investasi Dollar Cost Averaging (DCA) dinilai kembali relevan di tengah pergerakan pasar kripto yang cenderung terbatas atau sideways dalam beberapa waktu terakhir. Pendekatan berbasis konsistensi ini dinilai mampu membantu investor, khususnya pemula, dalam mengelola risiko volatilitas jangka pendek.
Vice President Indodax, Antony Kusuma, mengatakan kondisi pasar saat ini justru dapat dimanfaatkan untuk menerapkan strategi investasi yang lebih disiplin dan terukur.
“Dalam kondisi pasar yang cenderung sideways, banyak investor cenderung wait and see atau bahkan mencoba menebak titik terendah. Padahal, strategi seperti Dollar Cost Averaging dapat menjadi pendekatan yang lebih realistis karena tidak bergantung pada market timing,” ujarnya seperti dikutip, Rabu (29/4/2026).
Baca Juga:Pajak Kripto Capai Rp1,96 Triliun, Indodax Kontribusi 46
Ia menjelaskan, melalui strategi DCA, investor dapat mengakumulasi aset secara bertahap dengan nominal yang sama dalam periode tertentu tanpa terpengaruh fluktuasi harga. Pendekatan ini memungkinkan investor memperoleh harga rata-rata yang lebih seimbang serta mengurangi tekanan emosional dalam pengambilan keputusan.Menurut Antony, mekanisme DCA juga memberikan peluang bagi investor untuk membeli lebih banyak aset saat harga turun, dan tetap berinvestasi saat harga naik dalam jumlah yang lebih kecil. Dengan demikian, portofolio dapat dibangun secara konsisten dan lebih siap menghadapi potensi kenaikan pasar di masa mendatang.
Selain membantu mengelola risiko, strategi ini dinilai mampu membentuk kebiasaan investasi yang lebih disiplin. Investor tidak lagi bergantung pada spekulasi jangka pendek, melainkan fokus pada tujuan investasi jangka panjang. Namun demikian, Antony mengingatkan bahwa DCA bukan tanpa risiko dan tetap harus disesuaikan dengan kondisi keuangan masing-masing investor.
“Strategi ini dapat membantu mengelola volatilitas, tetapi tidak menghilangkan risiko sepenuhnya. Investor tetap perlu menggunakan dana dingin dan menyesuaikan dengan profil risiko,” katanya.
Baca Juga:Harga Bitcoin Melonjak Imbas Tol Kripto, Indodax Soroti Dampak ke Ekonomi
Untuk mengoptimalkan penerapan DCA, investor disarankan menentukan alokasi dana secara rutin, menghindari keputusan berbasis emosi seperti fear of missing out (FOMO), serta melakukan evaluasi portofolio secara berkala.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset kripto, edukasi terkait strategi investasi dinilai menjadi kunci penting. Indodax menyatakan terus mendorong literasi melalui berbagai kanal edukasi guna membantu investor memahami dinamika pasar dan mengambil keputusan investasi yang lebih bijak.










