Laba MR DIY (MDIY) Capai Rp306,5 Miliar di Kuartal I-2026 Berkat Strategi Ini
IDXChannel - PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR DIY Indonesia meraih laba bersih Rp306,5 miliar selama kuartal I-2026. Angka ini tumbuh 35,5 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yakni Rp226 miliar.
Seiring dengan hal itu, pendapatan MDIY tercatat mencapai Rp2,4 triliun atau tumbuh 31,0 persen secara tahunan (yoy) dari 2024 yang tercatat sebesar Rp1,81 triliun.
Direktur Utama MR DIY Indonesia Edwin Cheah menyampaikan, perseroan juga membuka 56 toko baru selama periode yang sama, sehingga total jumlah toko MR DIY Indonesia mencapai 1.278 toko di seluruh Indonesia.
"Ekspansi ini membuktikan kemampuan perseroan dalam memperluas aksesibilitas serta memperkuat skalabilitas proposisi ‘Everyday Value’ di berbagai kondisi pasar di Indonesia, di tengah dinamika makroekonomi," ujarnya dalam pernyataan resmi, Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Di tengah kondisi makroekonomi yang memengaruhi sentimen konsumen, kata dia, masyarakat Indonesia semakin selektif dan semakin sadar akan nilai dalam setiap keputusan belanja mereka. Pergeseran perilaku ini sangat sejalan dengan proposisi nilai MR DIY Indonesia.
Perseroan juga terus melakukan inisiatif pembaruan toko dan strategi kurasi produk, termasuk menghadirkan pilihan produk yang disesuaikan dengan momentum budaya penting seperti Ramadan dan Idulfitri, serta memperkuat pengalaman berbelanja melalui tampilan toko yang lebih menarik dan relevan dengan kebutuhan pelanggan.
“Model bisnis, ragam produk yang unggul, serta fondasi keuangan kami yang solid terus mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan memperkuat posisi kami sebagai peritel kebutuhan sehari-hari terdepan,” kata Edwin.
Sementara itu, Direktur/Chief Financial Officer MR DIY Indonesia Rika Juniaty Tanzil menjelaskan, kinerja MR DIY Indonesia pada kuartal I-2026 tidak hanya tercermin dari pertumbuhan pendapatan dan laba yang kuat, tetapi juga dari kualitas dan ketahanan fundamental bisnis perseroan.
Manajemen biaya yang efektif memperkuat neraca keuangan perseroan dengan rasio gearing mencapai 0,3x secara yoy, mencerminkan neraca keuangan yang semakin kuat meski perseroan terus berinvestasi dalam ekspansi toko.
Pertumbuhan profitabilitas, peningkatan margin, serta fondasi keuangan yang lebih kuat menegaskan kemampuan perseroan untuk berekspansi secara efisien sambil menjaga disiplin keuangan.
“Dengan model operasional yang telah terbukti dan dapat diskalakan, fondasi keuangan yang terus menguat, serta proposisi nilai yang paling dirasakan manfaatnya justru saat paling dibutuhkan, perseroan berada dalam posisi yang kuat untuk terus menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan, sekaligus menciptakan nilai lebih besar bagi lebih banyak keluarga Indonesia dan hasil jangka panjang bagi para pemegang saham,” kata dia.
Ke depan, perseroan melihat ruang ekspansi yang masih sangat besar. Penetrasi ritel modern, khususnya di kota tier 2 dan tier 3, masih relatif rendah dan kebutuhan masyarakat terhadap produk rumah tangga yang terjangkau terus bertumbuh.
(Dhera Arizona)










