Hasil Pengeboran Positif di Kolokoa, EMAS Bidik Tambahan 600.000 Ons Emas
PT Merdeka Gold Resources Tbk melaporkan hasil awal pengeboran yang positif di prospek Kolokoa, Gorontalo, hanya dalam waktu empat bulan eksplorasi. Temuan ini memperkuat potensi peningkatan sumber daya sekaligus memperpanjang umur operasional Tambang Emas Pani.
"Prospek Kolokoa merupakan penemuan strategis di sekitar area tambang yang memperkuat prospek jangka panjang Tambang Emas Pani," ujar Direktur Utama Merdeka Gold Resources, Boyke Poerbaya Abidin seperti dikutip, Jumat (17/4/2026).
Baca Juga:Saham EMAS Melesat Usai Umumkan Operasionalisasi Proyek Pani
Boyke menambahkan, kedekatan Kolokoa dengan deposit utama Pani menjadikannya kandidat kuat sebagai sumber daya satelit yang dapat diintegrasikan dengan infrastruktur tambang yang sudah ada. Hal ini dinilai mampu meningkatkan efisiensi operasional, termasuk pengangkutan material dan pengendalian kadar bijih.
Secara geografis, Kolokoa berada sekitar 500 meter dari deposit utama Pani dan berada dalam distrik mineral yang sama. Posisi ini membuka peluang optimalisasi pengembangan tambang secara terpadu di masa mendatang.Hasil pengeboran awal menunjukkan keberadaan zona mineralisasi emas yang luas dengan kadar mencapai 1,57 gram per ton (g/t). Dari 30 lubang bor yang telah diselesaikan, perusahaan mengidentifikasi target eksplorasi sebesar 20-40 juta ton dengan kadar 0,3–0,5 g/t emas.
Secara indikatif, potensi tersebut setara dengan sekitar 200.000 hingga 600.000 ons emas. Meski demikian, perusahaan menegaskan angka tersebut masih bersifat konseptual dan akan terus diperbarui melalui eksplorasi lanjutan.
Baca Juga:Transaksi Emas Digital ICDX Melonjak 246 di Kuartal I-2026
Pengujian metalurgi awal juga menunjukkan tingkat perolehan emas yang tinggi, yakni 87–94 persen untuk material oksida dan 81–92 persen untuk material transisi. Hasil ini dinilai mendukung kesesuaian proses pengolahan dengan fasilitas yang telah beroperasi di Tambang Pani.
Hingga saat ini, perusahaan telah menyelesaikan 30 dari total 82 lubang bor yang direncanakan sepanjang 2026. Ke depan, eksplorasi akan difokuskan pada perluasan area mineralisasi, pengujian lanjutan, serta evaluasi integrasi Kolokoa dalam rencana pengembangan Pani secara keseluruhan.Tambang Emas Pani telah memulai produksi sejak Februari 2026 dengan target produksi 100.000–115.000 ons emas tahun ini. Dalam jangka panjang, tambang ini ditargetkan mencapai kapasitas produksi puncak lebih dari 500.000 ons per tahun.
Penemuan Kolokoa melengkapi basis sumber daya perseroan sebelumnya mencatat cadangan bijih sebesar 5,2 juta ons emas dari total sumber daya mineral 7,0 juta ons. Perseroan menegaskan komitmennya untuk terus memperluas sumber daya guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan.







