Cetak Kinerja Solid Pasca IPO, CDI Group Raup Laba Bersih USD127,8 Juta

Cetak Kinerja Solid Pasca IPO, CDI Group Raup Laba Bersih USD127,8 Juta

Ekonomi | sindonews | Rabu, 25 Maret 2026 - 15:15
share

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDI Group) mencatat kinerja keuangan dan operasional yang solid sepanjang 2025 merupakan tahun perdana perseroan sebagai perusahaan publik. Pencapaian ini didorong oleh ekspansi bisnis yang agresif serta penguatan struktur permodalan.

Direktur PT Chandra Daya Investasi Tbk Jonathan Kandinata menyatakan tahun 2025 menjadi tonggak penting bagi perseroan setelah melantai di bursa. "Tahun 2025 merupakan momentum transformasi bagi CDI Group setelah menjadi perusahaan terbuka. Kami berhasil mencatatkan kinerja yang solid, didukung oleh operasional yang kuat serta strategi pertumbuhan yang dijalankan secara disiplin," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (25/3/2026).

Baca Juga:Pendapatan Pertamina Tahun 2025 Diprediksi Tembus Rp1.127 Triliun, Laba Bersih Rp54 T

Sepanjang 2025, perseroan membukukan EBITDA sebesar USD118,8 juta meningkat signifikan dibandingkan periode sebelumnya. Laba bersih tercatat mencapai USD127,8 juta, sementara pendapatan tumbuh menjadi USD148 juta.

Kontribusi terbesar terhadap pendapatan berasal dari segmen logistik yang mencatat pertumbuhan paling tinggi. Kinerja ini mencerminkan keberhasilan strategi ekspansi yang difokuskan pada sektor-sektor dengan potensi pertumbuhan kuat.

Sebagai bentuk komitmen kepada pemegang saham, perseroan menetapkan dividen interim sebesar 10 juta dolar AS. Kebijakan ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara ekspansi usaha dan kesehatan keuangan perusahaan.

Dari sisi neraca, posisi keuangan perseroan tetap solid dengan total aset mencapai USD1,74 miliar. Sementara itu, kas dan setara kas tercatat sebesar USD803,3 juta, didukung oleh struktur permodalan yang sehat serta akses pendanaan yang terdiversifikasi.

Baca Juga:BRI Tebar Dividen Interim Rp20,63 Triliun, Setara 50 dari Laba Bersih

Keberhasilan pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia pada Juli 2025 turut memperkuat transformasi bisnis perseroan. Dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan sektor logistik, kepelabuhanan, dan fasilitas penyimpanan.

Secara operasional, CDI Group terus memperluas kapasitas bisnis, termasuk penguatan logistik darat dan maritim, pengembangan rantai dingin (cold chain), serta peningkatan kapasitas energi baru terbarukan. Dengan portofolio yang terdiversifikasi, perseroan memasuki 2026 dengan fondasi yang kuat dan fokus pada ekspansi terukur serta penciptaan nilai jangka panjang di kawasan Asia Tenggara.

Topik Menarik