Mentan Amran Waswas, Perang Iran vs AS-Israel Picu Kenaikan Harga Pangan

Mentan Amran Waswas, Perang Iran vs AS-Israel Picu Kenaikan Harga Pangan

Ekonomi | sindonews | Selasa, 3 Maret 2026 - 16:53
share

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengaku khawatir terhadap eskalasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel dapat memicu kenaikan harga pangan global meski dipastikan stok pangan nasional dalam kondisi aman.

Adapun kenaikan harga pangan dipicu blokade Selat Hormuz oleh Iran sehingga mengancam jalur perdagangan internasional dan berpotensi besar menyebabkan inflasi di sektor pangan.

"Kami harus pastikan dengan kondisi geopolitik yang tidak menentu. Ini hampir pasti harga bahan-bahan bisa naik. Tapi kita cukup, Indonesia aman," ungkap Amran saat ditemui di Kementan, Selasa (3/3/2026).

Baca Juga:Selat Hormuz Ditutup, Indonesia Pastikan Ekspor 2.000 Ton Beras ke Arab Saudi Lancar

Amran tidak ingin terjebak dalam pesimisme dunia global atas dampak konflik, termasuk prediksi terhambatnya pasokan penunjang produksi pangan seperti pupuk yang selama ini masih bergantung pada impor. Ia justru menitikberatkan bahwa swasembada pangan yang telah dicapai membuat Indonesia berpeluang menjadi eksportir beberapa komoditas.

"Kami optimistis. Swasembada beras itu sudah dominan di sektor pangan kita. Swasembada beras 3,7 juta ton dan ini tidak pernah terjadi selama republik ini berdiri. Doakan itu di April 5 juta ton dan tanpa impor," kata Amran.

Baca Juga:Iran Tutup Selat Hormuz, Ancam Bakar Seluruh Kapal yang Lewat!

Tak hanya itu, Indonesia juga telah melakukan ekspor telur kemasan ke sejumlah negara di Asia. Capaian ini disebut Amran sebagai bukti ketahanan pangan nasional di tengah gejolak global.

Topik Menarik