Khvicha Kvaratskhelia Cedera ACL dan Terancam Absen hingga Akhir Musim: Kenapa Harus Saya?
PARIS, iNews.id – Khvicha Kvaratskhelia terancam mengakhiri musim lebih cepat setelah mengalami cedera ligamen lutut anterior (ACL) saat Paris Saint-Germain (PSG) mengalahkan Barcelona 4-2 di Liga Champions. Bintang asal Georgia itu bahkan mengungkapkan kesedihannya melalui pesan emosional di media sosial setelah mengetahui kondisi cedera yang dialaminya.
Kabar buruk tersebut dikonfirmasi PSG pada Rabu (21/10/2026). Kvaratskhelia mengalami robekan ACL pada lutut kanannya dalam pertandingan melawan Barcelona yang berlangsung di Parc des Princes, Rabu (20/10/2026) dini hari WIB.
Cedera serius tersebut membuat pemain berusia 25 tahun itu harus menjalani operasi dalam beberapa hari mendatang. PSG belum mengumumkan perkiraan waktu pemulihan sang pemain.
Namun, cedera ACL umumnya membutuhkan rehabilitasi selama beberapa bulan. Kondisi tersebut membuat Kvaratskhelia diperkirakan sulit kembali memperkuat PSG hingga musim 2026-2027 berakhir.
"Setelah mengalami robekan ligamen anterior cruciatum pada lutut kanannya dalam pertandingan melawan FC Barcelona kemarin, Khvicha Kvaratskhelia dijadwalkan menjalani operasi dalam beberapa hari mendatang," demikian pernyataan resmi PSG.
Cedera Kvaratskhelia terjadi pada awal babak kedua. Dia mendarat dengan posisi tidak sempurna ketika berusaha melakukan tekel terhadap pemain Barcelona, Xavi Espart.
Insiden tersebut membuat Kvaratskhelia mengalami masalah pada lutut kanan. Dia bahkan tidak mampu menumpukan berat badan pada kaki tersebut sehingga membutuhkan bantuan untuk meninggalkan lapangan.
Pemain sayap PSG itu akhirnya ditarik keluar sesaat sebelum pertandingan memasuki menit ke-60. Situasi tersebut menjadi awal dari kabar buruk yang kemudian dikonfirmasi melalui diagnosis cedera ACL.
Kvaratskhelia Curhat Emosional: Kenapa Harus Saya?
Kvaratskhelia tidak menyembunyikan kekecewaannya setelah mengetahui tingkat keparahan cedera tersebut. Melalui akun Instagram pribadinya, dia mengungkapkan perasaan sedih sekaligus kebingungan menghadapi situasi yang tidak pernah dibayangkannya.
"Belum lama berlalu, tetapi hal itu masih terus terlintas di pikiran saya. Kenapa harus saya?" tulis Kvaratskhelia.
Pemain internasional Georgia itu menjelaskan dirinya telah melakukan persiapan secara maksimal sebelum pertandingan melawan Barcelona. Namun, dia sama sekali tidak memperkirakan bakal mengalami cedera serius tersebut.
Kekecewaannya semakin terasa karena Kvaratskhelia sedang berada dalam periode penting bersama PSG. Dia merupakan salah satu pemain yang memiliki kontribusi besar terhadap kesuksesan klub di kompetisi Eropa.
Kvaratskhelia bergabung dengan PSG dari Napoli pada Januari 2025. Sejak kedatangannya, dia menjadi bagian penting dalam perjalanan klub asal Paris tersebut.
Pencapaian terbesarnya datang pada musim 2025-2026 ketika membantu PSG meraih gelar Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun.
Penampilan gemilangnya juga mendapat pengakuan individu. Kvaratskhelia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Liga Champions 2025-2026.
Kini, setelah menikmati berbagai pencapaian tersebut, dia harus menghadapi tantangan berbeda. Proses pemulihan cedera ACL menuntut kesabaran serta kerja keras sebelum bisa kembali bermain.
Kvaratskhelia menyadari bulan-bulan mendatang tidak akan mudah. Dia menggambarkan masa rehabilitasi sebagai periode penuh kerja keras, rasa sakit, dan air mata.
Meski demikian, mantan pemain Napoli itu bertekad bangkit demi orang-orang yang terus memberikan dukungan kepadanya.
"Saya tahu harus kembali lebih kuat demi orang-orang yang selalu mendukung saya. Saya tidak akan mengecewakan kalian. Saya berjanji tidak akan menyia-nyiakan satu detik pun," tulisnya.
PSG Kehilangan Tiga Pemain Sekaligus, Luis Enrique Dapat Ujian Berat
Cedera Kvaratskhelia bukan satu-satunya kabar buruk yang diterima PSG setelah mengalahkan Barcelona. Dua pemain penting lainnya, Ousmane Dembele dan Marquinhos, juga mengalami masalah kebugaran.
Dembele mengalami cedera paha kiri dalam pertandingan tersebut. Pemain asal Prancis itu bahkan harus ditarik keluar pada babak pertama.
Sementara itu, kapten PSG, Marquinhos, mengalami cedera paha kanan. Kondisi tersebut membuat pemain asal Brasil itu juga harus menjalani pemulihan.
PSG memastikan Dembele dan Marquinhos diperkirakan absen selama beberapa pekan. Keduanya akan tetap menjalani perawatan untuk mengatasi cedera masing-masing.
Absennya tiga pemain sekaligus menjadi tantangan bagi pelatih Luis Enrique. Terlebih, PSG sedang berusaha mempertahankan gelar Liga Champions yang berhasil mereka rebut dalam dua musim terakhir.
Les Parisiens sebenarnya mengawali perjalanan di Liga Champions musim ini dengan hasil sempurna. Mereka berhasil memenangkan seluruh tiga pertandingan pertama, termasuk kemenangan 4-2 atas Barcelona.
Namun, kemenangan tersebut harus dibayar mahal setelah Kvaratskhelia, Dembele, dan Marquinhos mengalami cedera dalam pertandingan yang sama.
PSG kini menghadapi persoalan dalam menjaga kekuatan skuad di tengah ambisi mempertahankan dominasi Eropa. Khusus bagi Kvaratskhelia, perhatian utama tertuju pada operasi dan rehabilitasi sebelum dia bisa kembali merumput.
Meski peluang tampil lagi musim ini dinilai kecil, kepastian mengenai durasi absennya masih menunggu perkembangan kondisi medis sang pemain.









