Putri KW Akui Mental Sempat Goyah saat Lolos Dramatis ke 16 Besar French Open 2026

Putri KW Akui Mental Sempat Goyah saat Lolos Dramatis ke 16 Besar French Open 2026

Olahraga | inews | Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:00
share

PARIS, iNews.id – Putri Kusuma Wardani langsung menyoroti kondisi mentalnya menjelang babak 16 besar French Open 2026. Tunggal putri Indonesia itu mengaku belum puas dengan penampilannya meski berhasil lolos secara dramatis setelah mengalahkan wakil India, Devika Sihag, melalui pertandingan tiga gim.

Putri KW, sapaan akrabnya, menang dengan skor 21-9, 16-21, dan 22-20 pada babak 32 besar di Arena Grand Paris, Tremblay-en-France, Prancis, Rabu (21/10/2026). Unggulan kelima tersebut harus berjuang hingga poin kritis sebelum memastikan tiket ke babak berikutnya.

Kemenangan itu menjadi modal penting bagi Putri untuk melanjutkan perjuangan. Namun, dia menyadari masih ada sejumlah kekurangan yang harus segera diperbaiki, terutama dalam menjaga fokus dan kepercayaan diri ketika pertandingan mulai berjalan sulit.

"Alhamdulillah masih diberikan kemenangan tapi pasti saya tidak puas dengan permainan hari ini. Gim pertama saya bermain cukup baik tapi di gim kedua dan ketiga kepercayaan dirinya agak goyah. Lebih karena pola pikirnya lepas dan akhirnya banyak sekali melakukan kesalahan sendiri," ujar Putri seusai pertandingan, dikutip dari keterangan resmi PBSI.

Putri sebenarnya memulai pertandingan dengan sangat meyakinkan. Dia mampu menguasai gim pertama dan menundukkan Devika melalui skor telak 21-9.

Namun, situasi berubah pada gim kedua. Devika memberikan perlawanan lebih kuat, sementara Putri mulai kehilangan konsistensi permainan. Akibatnya, wakil India tersebut berhasil menyamakan kedudukan setelah menang 21-16.

Persaingan semakin menegangkan pada gim penentuan. Putri bahkan sempat tertinggal 6-11 ketika memasuki interval gim ketiga, kondisi yang membuat peluangnya melaju ke babak 16 besar berada dalam tekanan.


Pesan Pelatih Jadi Titik Balik Putri KW

Di tengah situasi sulit tersebut, Putri mendapat arahan penting dari pelatihnya. Alih-alih membebani pemain dengan berbagai instruksi, sang pelatih meminta Putri kembali memusatkan perhatian pada dirinya sendiri.

Putri mengakui pesan tersebut membantunya memperbaiki fokus meskipun pikirannya belum sepenuhnya tenang. Dia mulai mengejar ketertinggalan secara perlahan hingga mampu memberikan tekanan kepada Devika.

"Pelatih tadi di interval gim ketiga saat saya tertinggal 6-11 hanya mengingatkan untuk lebih fokus ke diri sendiri saja, tidak usah berpikir yang lain dulu. Dari sana saya coba mengejar, masih agak mengambang pikirannya tapi setelah berhasil menyamakan skor 18-18, sayang juga kalau sampai kalah. Jadi coba pikirannya dikuatkan lagi," ungkapnya.

Momen kedudukan 18-18 menjadi titik penting bagi Putri. Setelah mampu menyamakan skor, dia berusaha memperkuat mental agar perjuangannya mengejar ketertinggalan tidak berakhir sia-sia.

Pertandingan kemudian berlangsung semakin ketat hingga melewati angka 21. Putri akhirnya berhasil mengamankan kemenangan 22-20 sekaligus menghentikan perlawanan Devika.

Hasil tersebut memastikan Putri menjadi salah satu wakil Indonesia yang melangkah ke babak 16 besar French Open 2026. Namun, kemenangan melalui pertarungan panjang itu juga memberikan pelajaran mengenai pentingnya menjaga kestabilan mental sepanjang pertandingan.


Jelang 16 Besar, Putri KW Fokus Pulihkan Fisik dan Mental

Putri KW tidak ingin larut dalam kemenangan dramatisnya. Menghadapi babak 16 besar, dia justru menempatkan pemulihan fisik dan mental sebagai prioritas utama.

Menurut Putri, pertandingan melawan Devika cukup menguras pikiran. Karena itu, dia membutuhkan waktu untuk mengembalikan kondisi tubuh sekaligus menata kembali fokus sebelum turun pada pertandingan berikutnya.

"Untuk besok (hari ini) pasti recovery badan yang baik dulu lalu karena pikirannya lelah hari ini (kemarin), coba direset lagi, dipulihkan lagi, tidak boleh mudah menyerah," kata Putri.

Pernyataan tersebut memperlihatkan evaluasi yang ingin dilakukan Putri sebelum kembali bertanding. Dia tidak hanya berusaha memulihkan tenaga, tetapi juga memastikan kesalahan akibat kehilangan konsentrasi tidak kembali terulang.

Putri turut memberikan penilaian terhadap perkembangan tunggal putri India. Dia melihat negara tersebut memiliki sejumlah pemain potensial yang mulai menunjukkan kualitas setelah era Pusarla Venkata Sindhu.

"Tunggal India sedang naik, ada 3-4 pemain setelah Sindhu dan mereka punya kemampuan yang baik. Walau serangannya belum sebagus Sindhu tapi mereka ulet," tuturnya.

Topik Menarik