Marc Marquez Sebut MotoGP Australia 2026 Bakal Sangat Emosional, Ada Apa?
PHILLIP ISLAND – Gelaran MotoGP Australia 2026 akhir pekan ini dipastikan bakal menghadirkan atmosfer penuh keharuan bagi para pembalap, termasuk Marc Marquez. Lintasan legendaris Phillip Island akan menggelar balapan terakhirnya di panggung MotoGP sebelum ajang balap motor paling bergengsi ini resmi berpindah ke Adelaide mulai musim 2027.
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengakui momen perpisahan dengan Sirkuit Phillip Island akan terasa sangat emosional. Karakteristik lintasan yang didominasi tikungan ke kiri memang selalu menjadi panggung utama bagi rider asal Spanyol tersebut untuk memamerkan keahlian terbaiknya.
Phillip Island menyimpan deretan momen paling mengesankan sepanjang karier Marquez. Sebut saja saat ia merebut podium bersama Honda pada 2022, kemenangan dramatis usai menekan Maverick Vinales di lap terakhir pada 2019, hingga aksi bangkit dari start buruk akibat gumpalan tear-off pelindung helm demi mengalahkan Jorge Martin pada edisi 2024.
Meski begitu, sirkuit di pesisir pantai ini juga tak lepas dari kenangan buruk sang juara dunia. Marquez pernah terlibat kecelakaan mengerikan dalam kecepatan tinggi bersama Johann Zarco pada edisi 2018, serta harus menerima hukuman diskualifikasi pada 2013 karena terlambat masuk ke area pit saat mengganti motor.
1. Pesona Phillip Island
Menyongsong seri MotoGP Australia 2026, atmosfer persaingan sengit kian terasa membara. Marquez datang ke sirkuit favoritnya ini dengan menduduki peringkat kedua klasemen sementara pebalap, hanya tertinggal tipis dua poin dari Jorge Martin di puncak.
"Phillip Island adalah sirkuit yang luar biasa, membalap di sini untuk terakhir kalinya akan terasa sangat emosional," ungkap Marc Marquez, dikutip dari Crash, Rabu (21/10/2026).
Maarten Paes Kirim Pesan Tegas jelang FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Dilarang Remehkan Lawan!
"Ini adalah lintasan dengan tata letak yang unik dan sangat menakjubkan. Di sini saya pernah meraih salah satu kemenangan perdana saya bersama Ducati, dan kami sangat termotivasi untuk tampil maksimal serta siap bertarung memperebutkan posisi terdepan sejak awal," tambahnya.
2. Akhir Sebuah Era
Tercatat, pembalap berjuluk The Baby Alien ini sudah berhasil mengantongi total empat kali kemenangan manis di Phillip Island. Rekor impresif tersebut menegaskan dominasinya sebagai salah satu pembalap tersukses di sirkuit sepanjang 4,4 kilometer ini.
Kini, seluruh mata pencinta balap motor dunia dipastikan akan tertuju pada aksi terakhir para rider di sirkuit ikonis tersebut. Momen perpisahan ini siap menjadi saksi bisu penutup era emas Phillip Island dalam sejarah panjang kejuaraan dunia MotoGP.








