Teror Ancaman Bom Eropa Makin Meluas, Sasar Penerbangan dan Media

Teror Ancaman Bom Eropa Makin Meluas, Sasar Penerbangan dan Media

Terkini | okezone | Sabtu, 7 November 2026 - 03:02
share

KOPENHAGEN - Ancaman bom yang menyasar sejumlah penerbangan dan organisasi media di seluruh Eropa makin meluas, memicu operasi keamanan serta evakuasi sebagai langkah pencegahan. Insiden serupa dilaporkan terjadi di Republik Ceko, Prancis, Denmark, Irlandia, Inggris, Bulgaria, Portugal, dan Hungaria.

Di Republik Ceko, pihak kepolisian pada Jumat, (6/11/2026) memeriksa sejumlah pesawat di Bandara Praha setelah muncul ancaman terhadap setidaknya sembilan penerbangan, yang mencakup empat penerbangan kedatangan dan lima penerbangan keberangkatan.

Penerbangan yang menjadi sasaran tersebut melayani rute dari dan menuju berbagai negara, termasuk Denmark, Spanyol, Inggris, Belanda, Rumania, dan Italia, demikian dilansir TRT.

Prancis juga melaporkan adanya ancaman bom terhadap empat pesawat yang sedang terbang di wilayah udaranya.

Di Denmark, Kepolisian Kopenhagen telah merampungkan pemeriksaan keamanan sebagai langkah pencegahan di bandara. Mereka menyatakan bahwa berdasarkan penilaian yang dilakukan, tidak ditemukan bahaya bagi penumpang maupun pengguna bandara lainnya. Pihak berwenang tengah menyelidiki ancaman terbaru ini, bersama dengan ancaman serupa yang diterima pada hari Kamis.

Ancaman tersebut juga menjangkau Bulgaria dan Portugal.

Dua penerbangan yang menuju Sofia—masing-masing dari London Stansted dan Brussel—berhasil mendarat dengan selamat setelah menerima ancaman.

Di Portugal, kepolisian menyelidiki sebuah ancaman anonim yang ditujukan pada penerbangan maskapai Ryanair dengan rute dari Lisbon menuju Roma.

 

Sementara itu, jet tempur Hungaria sempat mengawal tiga penerbangan sipil yang menerima ancaman bom saat pesawat-pesawat tersebut berada di wilayah udara negara itu.

Organisasi media

Organisasi media turut menjadi sasaran.

Di Irlandia, lembaga penyiaran RTÉ mengevakuasi kantor pusatnya di Dublin setelah menerima surel berisi ancaman, sementara polisi menyisir lokasi tersebut dengan bantuan anjing pelacak.

Mediahuis Ireland dan Independent News Media juga mengevakuasi kantor mereka untuk sementara waktu. Virgin Media turut menerima ancaman serupa, namun tetap melanjutkan siaran tanpa mengevakuasi kantornya.

Pemerintah Irlandia menyatakan bahwa ancaman bom palsu yang dikirimkan ke berbagai media di Irlandia—di tengah maraknya ancaman terhadap penerbangan di seluruh Eropa—kemungkinan besar merupakan bagian dari "kampanye gangguan yang terkoordinasi".

Lembaga penyiaran asal Inggris, Sky, juga mengonfirmasi telah menerima ancaman keamanan.

Perusahaan tersebut menyatakan telah melakukan penilaian keamanan dan memberi tahu pihak berwenang terkait, seraya menegaskan bahwa keselamatan staf tetap menjadi prioritas utama mereka.

 

Peristiwa ini menyusul serangkaian ancaman bom palsu yang mengganggu puluhan penerbangan komersial di seluruh Eropa sepanjang pekan ini, yang memaksa sejumlah pesawat melakukan pendaratan tidak terjadwal serta memicu pengerahan jet tempur untuk mengawal atau mencegat pesawat sipil.

Investigasi terkait ancaman-ancaman tersebut masih terus berlangsung.
 

Topik Menarik