Kontras Reaksi Lamine Yamal dan Kylian Mbappe saat Harry Kane Sabet Ballon dOr 2026, Ada yang Suportif, Ada yang Kecewa

Kontras Reaksi Lamine Yamal dan Kylian Mbappe saat Harry Kane Sabet Ballon dOr 2026, Ada yang Suportif, Ada yang Kecewa

Terkini | okezone | Rabu, 28 Oktober 2026 - 02:01
share

ADA momen menarik saat pengumuman peraih Ballon d'Or 2026. Dua bintang muda, Lamine Yamal dan Kylian Mbappe, yang sebelumnya tampil percaya diri sebelum acara dimulai, harus merelakan trofi bola emas jatuh ke tangan penyerang Inggris, Harry Kane.

Saat nama Kane resmi diumumkan sebagai pemenang, sorotan kamera langsung tertuju pada raut wajah kedua pesaing terdekatnya tersebut. Reaksi yang ditunjukkan oleh Mbappe dan Yamal pun terlihat sangat bertolak belakang satu sama lain.

Mbappe tampak bersikap sangat tenang dan dewasa. Penyerang asal Prancis itu langsung bertepuk tangan serta memberikan pelukan hangat untuk selamat kepada Kane, sementara Yamal justru terlihat lesu dengan raut wajah yang tak mampu menyembunyikan kekecewaannya.

1. Ketatnya Perolehan Poin

Kekecewaan Yamal yang gagal memanfaatkan momentum usai menjuarai Piala Dunia 2026 turut memicu reaksi keras dari keluarganya. Sang paman, Abdul, secara terbuka mengkritik keputusan pihak penyelenggara yang dinilainya berat sebelah.

Kylian Mbappe. (Foto: Instagram/k.mbappe)

"Saya sangat sedih dan merasa kecewa. Keponakan saya sangat luar biasa dan merupakan pemain terbaik di dunia, semua orang tahu itu. Jika Anda mencintai sepak bola, Anda akan datang ke stadion untuk menonton Lamine Yamal bertanding, bukan Harry Kane," tegas Abdul, mengutip dari Bao Dan Tri, Rabu (29/10/2026).

Di sisi lain, perwakilan France Football mengungkapkan bahwa perolehan suara antara Kane dan Mbappe sejatinya berlangsung sengit hingga perhitungan akhir. Margin kemenangan Kane tercatat sebagai salah satu yang tertipis dalam sejarah, bahkan lebih rapat dibandingkan persaingan Rodri dan Vinicius Junior pada 2024.

 

2. Statistik Mentereng

Secara performa individu, Mbappe sejatinya mengukir musim yang spektakuler dengan mengemas 58 gol di semua kompetisi bersama klub dan tim nasional. Ia bahkan sukses mengamankan gelar sepatu emas (Golden Boot) di tiga ajang bergengsi sekaligus: La Liga, Liga Champions, dan Piala Dunia 2026.

Lamine Yamal raih Kopa Trophy 2026. (Foto: Instagram/fcbarcelona)

Kendati demikian, statistik luar biasa milik Harry Kane terbukti lebih memikat para pemilih. Penyerang Bayern Muenchen tersebut membukukan total 73 gol di semua kompetisi sepanjang musim.

Catatan fantastis Kane itu sukses mengantarkan Bayern Muenchen merengkuh treble di kancah domestik, serta membawa Timnas Inggris mengamankan tempat ketiga di ajang Piala Dunia 2026.

Topik Menarik