Profil Ni Wayan Malana, Skateboarder Indonesia yang Tanding di Asian Games 2026
PROFIL Ni Wayan Malana menarik untuk diulas. Sebab, skateboarder Indonesia itu tampil di Asian Games 2026 dan mencuri perhatian.
Ni Wayan Malana Fairbrother merupakan atlet skateboard berusia 13 tahun yang disebut-sebut memiliki garis keturunan Australia dari kedua orang tuanya. Meski demikian, ia tumbuh dan besar di Bali bersama sang ayah, Affandy, dan ibunya, Dewi Mala.
Malana memiliki dua saudara, yakni seorang kakak dan seorang adik. Sang kakak, Genghis Bradley, juga menekuni skateboard. Begitu pula adiknya, Made Rama, yang rutin berlatih olahraga tersebut dengan didampingi sang ayah.
Kerja keras Ni Wayan Malana tidak sia-sia. Pada usia 10 tahun, ia sudah terpilih dalam seleksi atlet skateboard yang akan mewakili Indonesia di ajang Road to Asian Games Hangzhou 2022.
1. Perempatfinal World Skate Skateboarding
Namanya baru mulai dikenal luas setelah berhasil lolos ke perempatfinal World Skate Skateboarding 2025 di Roma, Italia. Momen tersebut dibagikan sang ayah melalui akun Instagram @affandy_dh. Dalam unggahannya, sang ayah menyebut ajang itu merupakan event World Skate pertama bagi Malana.
Ni Wayan Malana Fairbrother mengharumkan nama Indonesia dengan merebut medali perak nomor skateboard putri SEA Games 2025. Pertandingan digelar di Hua Mark Indoor Skate Park, Rajamangala National Stadium, Bangkok, Thailand, Minggu 14 Desember 2025.
Malana mengumpulkan 125,42 poin. Ia hanya kalah dari atlet tuan rumah, Chunkao Udomphen, yang meraih emas dengan 160,34 poin. Malana unggul atas Vareeraya Sukasem yang finis ketiga dengan 111,18 poin.
2. Asian Games 2026
Ni Wayan Malana Fairbrother tampil sebagai peserta pertama di final dan membuka aksinya dengan 8,04 poin pada run pertama. Ia memperbaiki penampilan di run kedua lewat sejumlah trik, termasuk kickflip dan backflip, dengan raihan 51,55 poin.
Performa Malana kembali naik pada run ketiga saat melewati berbagai obstacle dan mengeksekusi frontside flip. Aksi tersebut menghasilkan 61,28 poin, sekaligus menjadi nilai terbaiknya di sesi run.
Pada sesi trick, Malana sempat terkendala karena gagal menuntaskan percobaan pertama. Ia bangkit di trick kedua dengan 75,69 poin dan langsung merayakan hasil itu.
Namun, kesempatan terakhirnya tidak berhasil diselesaikan dengan sempurna. Total nilainya berhenti di 136,97 poin, sehingga harus puas finis di peringkat keenam.
Medali emas direbut wakil China, Zhu Yuanling, dengan 166,57 poin. Oda Yumeka dari Jepang meraih perak dengan 161,96 poin, sedangkan Cui Chenxi melengkapi podium dengan 156,60 poin.
Hasil di Asian Games 2026 menjadi pengalaman berharga bagi atlet yang masih berusia belia. Meski belum mampu naik podium, finis di peringkat keenam menunjukkan potensinya sebagai salah satu atlet skateboard muda yang patut diperhitungkan bagi Indonesia pada masa mendatang.










