Borneo FC Sudah Raih 6 Poin, Tapi Mauro Jeronimo Ungkap Masalah Besar di Balik Layar

Borneo FC Sudah Raih 6 Poin, Tapi Mauro Jeronimo Ungkap Masalah Besar di Balik Layar

Olahraga | inews | Rabu, 30 September 2026 - 16:38
share

SAMARINDA, iNews.id – Borneo FC Samarinda masih menjalani proses membangun tim di awal Super League 2026-2027. Banyaknya pemain baru membuat pelatih Mauro Jeronimo harus bekerja keras menemukan chemistry terbaik dalam skuad Pesut Etam. 

Hingga pekan ketiga kompetisi, Borneo FC sudah mengoleksi enam poin dari tiga pertandingan. Tim asal Samarinda itu mencatatkan dua kemenangan dan satu kekalahan yang membuat mereka berada di posisi keenam klasemen sementara.

Catatan tersebut menjadi modal positif bagi Borneo FC sebelum memasuki jeda internasional. Namun, Mauro Jeronimo menilai perjalanan tim masih panjang karena proses menyatukan para pemain belum sepenuhnya selesai.

Pelatih asal Portugal itu mengungkapkan perubahan besar dalam komposisi skuad menjadi salah satu tantangan utama. Borneo FC memiliki banyak pemain baru yang membutuhkan waktu untuk saling memahami karakter permainan.

“Berbicara tentang chemistry atau ikatan antar pemain dalam tim, kami memiliki 28 pemain baru atau mungkin 27, saya sampai lupa hitungannya. Jadi, kami paham di awal musim ini performa tim akan mengalami pasang surut,” ujar Mauro Jeronimo, dikutip dari situs resmi I.League.


Chemistry Bukan Proses Instan

Mauro Jeronimo meminta seluruh pihak tetap realistis dalam melihat perkembangan Borneo FC. Menurut dia, membangun hubungan antar pemain tidak bisa dilakukan secara cepat dan membutuhkan proses setiap hari.

“Kami harus realistis, tetap membumi, dan terus bekerja keras. Membangun ikatan antar individu itu tidak terjadi dalam semalam,” kata Mauro.

Dia bahkan menggambarkan proses membangun chemistry dalam tim sepak bola seperti menjalin sebuah hubungan. Pemain harus saling mengenal lebih jauh melalui latihan dan aktivitas bersama.

“Ibaratnya seperti saat Anda menjalin hubungan asmara, Anda mengajak pasangan menonton bioskop, makan malam, dan sebagainya,” ucapnya.

Menurut Mauro, para pemain harus memahami pergerakan, kebiasaan, kelebihan, dan kekurangan rekan setimnya. Hal tersebut menjadi bagian penting agar permainan tim bisa berjalan lebih efektif.

“Tim sepak bola juga persis seperti itu. Para pemain berlatih setiap hari, mereka harus saling mengenal serta memahami kelemahan dan kelebihan masing-masing. Semua itu butuh waktu,” ujar Mauro.

Meski masih dalam tahap pembentukan, Borneo FC tetap dituntut meraih hasil maksimal di setiap pertandingan. Mauro menyadari sepak bola profesional tidak memberikan banyak ruang untuk sekadar membangun tim tanpa mengejar kemenangan.

“Harapannya adalah sembari membangun ikatan tersebut, kami juga harus meraih kemenangan. Itulah realitas dalam sepak bola,” tutur Mauro.

Borneo FC kini memanfaatkan jeda internasional untuk memperbaiki berbagai aspek permainan sebelum kembali tampil di kompetisi. Pesut Etam akan berusaha menjaga tren positif sekaligus memperkuat koordinasi antarpemain.

Topik Menarik