Kisah Pelatih Legendaris Bulu Tangkis Herry IP dengan Putrinya Karen Aprilia: Anak Terharu Didampingi Ayah Berlaga
KISAH pelatih legendaris bulu tangkis Indonesia, Herry Iman Pierngadi atau yang akrab disapa Herry IP, dengan putrinya, Karen Aprilia, menarik diulas. Sebab, ayah dan anak ini sama-sama terus berjuang gapai mimpi di badminton.
Herry IP terus berjuang membawa anak didiknya di pelatnas Malaysia kini bisa meraih hasil manis. Sementara sang putri, Karen, dia ternyata juga tengah berjuang menjadi pemain bulu tangkis profesional.
1. Kisah Herry IP dengan Karen Aprilia
Bagi Karen Aprilia Putri, bulu tangkis bukan sekadar olahraga. Di balik setiap pertandingan dan latihan yang dijalaninya, ada sebuah mimpi sederhana yang ingin ia wujudkan. Dia ingin tampil di turnamen luar negeri dengan ayah dan ibunya berada di tribun untuk menyaksikan perjuangannya secara langsung.
Mimpi itu mungkin sulit diwujudkan karena kesibukan sang ayah. Pasalnya, Herry IP masih sibuk menangani pemain. Herry IP kini tercatat jadi pelatih ganda putra di pelatnas Malaysia.
Kini, salah satu impian terbesar Karen itu dapat terwujud. Dia baru saja tampil dalam sebuah turnamen di luar negeri dengan ayah dan ibunya menyaksikan langsung dari pinggir lapangan.
Tepatnya, Karen berlaga di Malaysia International Series 2026. Dalam ajang yang digelar pada 1 hingga 6 September itu, Herry IP bisa hadir langsung di venue pertandingan karena digelar di Malaysia, tepatnya di Kompleks Olahraga MBI, Ipoh, Malaysia.
Sayangnya, langkah Karen tak berjalan panjang di ajang tersebut. Dia harus terhenti di babak-babak awal. Meski begitu, Karena tetap bangga bisa tampil di Malaysia International Series 2026.
2. Wujudkan Mimpi Disaksikan sang Ayah
Ada kebanggaan tersendiri bagi Karen ketika orang tua dapat melihat secara langsung perjuangan anaknya di lapangan setelah melewati berbagai proses latihan dan persiapan. Meski hasil belum berpihak kepadanya, dia bangga bisa wujudkan mimpi besarnya tersebut.
Alih-alih berhenti, Karen memilih untuk mencoba lagi pada turnamen berikutnya. Ia mengingatkan dirinya untuk terus bergerak maju dan menjadikan pengalaman yang telah dilewati sebagai bagian dari proses menuju perkembangan yang lebih baik.
“Salah satu impian terbesarku adalah bisa bertanding di turnamen luar negeri dengan disaksikan langsung oleh ayah dan ibu. Apa pun hasilnya, aku sudah berusaha memberikan yang terbaik, meski keberuntungan belum berpihak padaku,” tulis Karen di Instagram @karenaap_.
“Aku akan mencoba lagi di turnamen berikutnya dan terus memotivasi diri untuk terus melangkah maju. Terima kasih atas dukungan tiada henti dari keluarga, pelatih, dan teman-teman,” lanjutnya.
Herry IP pun turut berikan apresiasi dan pesan khusus untuk putrinya. Dia menyebut penampilan putrinya sudah baik. Hanya saja, dewi keberuntungan belum berpihak kepadanya.
“Games plane sudah ok tapi belum lucky. Coba lagi next tournament,” tutup Herry IP.










