Prabowo Singgung Pepatah Rusia 'Odin v Pole Ne Voin' di Forum Dunia, Apa Maknanya?

Prabowo Singgung Pepatah Rusia 'Odin v Pole Ne Voin' di Forum Dunia, Apa Maknanya?

Nasional | okezone | Kamis, 3 September 2026 - 14:54
share

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyinggung pepatah Rusia “Odin v pole ne voin” saat berpidato sebagai tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9/2026).

Prabowo mengatakan, pepatah Rusia tersebut memiliki makna yang sama dengan semangat gotong royong di Indonesia. “Saya memahami bahwa rakyat Rusia memiliki sebuah pepatah: ‘Odin v pole ne voin.’ Tidak ada kemenangan jika kita berjuang sendirian,” kata Prabowo dalam pidatonya.

“Di Indonesia, kami memiliki pepatah yang sama, kami menyebutnya gotong royong. Beban seberat apa pun akan menjadi ringan ketika kita memikulnya bersama,” sambungnya.

Prabowo mengatakan, meski Indonesia dan Rusia memiliki bahasa yang berbeda, kedua negara memiliki kearifan yang sama dari para leluhur.

“Kita memiliki bahasa yang berbeda, tetapi memiliki kearifan kuno yang sama dari para leluhur kita,” ujarnya.

Menurut Prabowo, semangat tersebut juga harus diterapkan dalam hubungan kerja sama Indonesia dan Rusia. Berbagai pembahasan mengenai perdagangan, transportasi, sistem pembayaran hingga proyek industri, kata dia, harus bermuara pada manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

“Ada satu alasan agar seorang nelayan di Indonesia dan seorang pembuat kapal di Rusia sama-sama dapat melihat anak-anak mereka dan percaya bahwa hari esok akan lebih baik daripada hari ini,” katanya.

Prabowo juga menegaskan Indonesia memilih bekerja sama dengan berbagai negara sebagai mitra yang berdaulat dan setara. Dia menekankan prinsip Indonesia yang mengutamakan persahabatan dan kerja sama.

“Bagi kami, 1.000 teman masih terlalu sedikit, sementara satu musuh sudah terlalu banyak,” kata Prabowo.

Dia menambahkan, Indonesia datang ke Vladivostok bukan sekadar untuk mengenang persahabatan dengan Rusia, tetapi untuk mengubah hubungan tersebut menjadi kerja sama yang menghasilkan manfaat nyata.

“Tahun lalu kami datang ke St. Petersburg untuk menjalin persahabatan, dan sekarang kami datang ke Vladivostok untuk mengubah persahabatan itu menjadi hasil yang nyata dan pragmatis,” ujarnya.

Prabowo kemudian mengajak Indonesia dan Rusia memperkuat kerja sama di berbagai bidang, mulai dari pangan, pupuk, energi, obat-obatan hingga teknologi. “Biarkan sovereign wealth fund kita, Danantara dan RDIF, bersama-sama membiayai proyek-proyek strategis,” katanya.

Prabowo berharap berbagai kesepakatan yang lahir dalam EEF ke-11 dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Dan mari kita pastikan setiap kesepakatan yang diumumkan di Vladivostok menghasilkan sesuatu yang dapat dilihat dan dirasakan langsung oleh rakyat kita,” ujar Prabowo.

Dia pun menyampaikan pesan di tengah situasi dunia yang penuh tantangan, kerja sama harus menjadi pilihan. “Biarlah forum ini dikenang sebagai forum ketika, pada saat sebagian pihak lain sedang membangun tembok, kita justru membangun jembatan,”  ujarnya.

Topik Menarik