Pengeroyokan Pemuda di Semarang, Korban Ditembak dan Teman Wanita Disiram Minyak Panas
SEMARANG, iNews.id - Video pengeroyokan terhadap seorang pemuda dan teman wanitanya di Jalan Pahlawan, Semarang, Jawa Tengah, viral di media sosial. Dalam kejadian tersebut, korban dikeroyok, ditembak menggunakan airsoft gun.
Sementara teman wanitanya disiram minyak goreng panas. Video keributan di Jalan Pahlawan itu memperlihatkan seorang pemuda diduga menjadi korban pengeroyokan hingga terluka. Polisi kemudian melakukan penyelidikan setelah video tersebut beredar luas di media sosial.
Kanit Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang AKP Dwi Yudi Setiawan mengatakan, peristiwa bermula saat korban bersama teman perempuannya mengendarai sepeda motor. Mereka kemudian diteriaki oleh tiga orang yang mengendarai dua sepeda motor dan diminta berhenti.
Cekcok pun terjadi antara korban dan ketiga orang tersebut hingga berujung pengeroyokan. Keributan itu kemudian menarik perhatian RJP, seorang juru parkir yang berada di sekitar lokasi.
RJP yang diduga dalam pengaruh minuman keras (miras) tiba-tiba ikut mengeroyok korban. Sementara itu, tiga orang yang sebelumnya terlibat cekcok dengan korban justru melarikan diri.
RJP bahkan sempat menodongkan dan menembakkan airsoft gun ke arah korban. Teman perempuan korban yang berusaha melindungi korban justru terkena siraman minyak goreng panas yang dilakukan pelaku.
"Setelah diduga tiga orang melakukan pengeroyokan kepada korban, tiga orang ini melarikan diri dan salah satu tukang parkir yang ada di Jalan Pahlawan tersebut melihat keributan dan secara tiba-tiba karena dalam pengarus miras dan menodongkan senjata jenis airsoft gun ke korban," ujar AKP Dwi.
Polisi yang menerima laporan langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan RJP, 31 tahun. Pelaku diketahui bekerja sebagai juru parkir di sekitar lokasi kejadian.
Dalam penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu airsoft gun, empat butir peluru gotri, tas selempang, topi, serta sejumlah dokumen terkait keanggotaan Perbakin.
Polisi masih memburu tiga pelaku lainnya yang terlibat dalam kejadian tersebut. Penyidik juga tengah melengkapi berkas perkara untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.









