Influencer Pemburu Hantu China Tewas Setelah Video Viral Menghancurkan Patung Demi Uji Kutukan

Influencer Pemburu Hantu China Tewas Setelah Video Viral Menghancurkan Patung Demi Uji Kutukan

Terkini | okezone | Jum'at, 14 Agustus 2026 - 00:05
share

JAKARTA - Seorang influencer "pemburu hantu" China yang dikenal dengan konten kleniknya, meninggal dunia pada usia 24 tahun dalam sebuah kecelakaan dan memicu reaksi warganet. Pasalnya, insiden ini terjadi hanya setahun setelah ia menghancurkan sebuah patung keagamaan dalam video viral demi menguji apakah dirinya akan terkena kutukan.

Influencer, yang dikenal secara daring dengan nama Jiang Xiaorou, telah mengumpulkan sekitar 1,3 juta pengikut di Douyin melalui video-video yang menampilkan kegiatan menjelajahi bangunan terbengkalai, menyelidiki dugaan aktivitas paranormal, serta menantang kepercayaan rakyat setempat.

Pada Agustus 2025, Jiang merekam aksinya saat menghancurkan patung Guanyin, sosok dalam agama Buddha yang dikenal luas sebagai Dewi Welas Asih.

Aksi tersebut ditampilkan sebagai tantangan "anti-takhayul" yang bertujuan menguji klaim bahwa tindakan tidak hormat terhadap patung itu akan mendatangkan hukuman ilahi. Video tersebut menuai kritik dari para penonton yang menganggap tindakan itu sangat tidak menghormati kepercayaan tersebut.

Setelah kematian Jiang, rekaman tersebut kembali beredar secara daring di tengah klaim sejumlah warganet bahwa kecelakaan fatal yang dialaminya merupakan "karma". Namun, tidak ada bukti yang mengaitkan aksi nekat dengan patung tersebut dengan kecelakaan itu.

Jiang Xiaorou Meninggal Setelah Dirawat Beberapa Minggu

Jiang dilaporkan sedang dalam perjalanan dari Guangxi menuju Guangzhou pada dini hari, 15 Juli, ketika kendaraan layanan transportasi daring yang ditumpanginya mengalami kecelakaan.

Dilansir Dexerto, catatan diagnosis rumah sakit dilaporkan menunjukkan bahwa ia mengalami trauma berat, syok hemoragik, gangguan pembekuan darah, kerusakan pada berbagai organ, serta cedera otak serius.

 

Ia dilarikan ke Rumah Sakit Memorial Sun Yat-Sen, di sana ia mengalami koma dan membutuhkan bantuan ventilator selama menjalani perawatan intensif.

Ibu Jiang kemudian memohon bantuan dana karena keluarga kesulitan menanggung biaya pengobatannya yang terus membengkak. Tim medis berupaya menyelamatkan nyawa sang influencer selama hampir satu bulan sebelum seorang pejabat dari desa asalnya mengonfirmasi kematiannya pada 10 Agustus.

Penyelidikan terkait kecelakaan tersebut masih berlangsung. Pihak keluarga Jiang juga meminta masyarakat untuk berhenti berspekulasi secara liar mengenai konten daringnya dan membiarkannya beristirahat dengan tenang.

Topik Menarik