Polisi Buru Pelaku Penembakan di Festival Lembah Baliem Papua Pegunungan
PAPUA PEGUNUNGAN - Polisi dan TNI kini tengah memburu terduga pelaku penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Pelaku yang melarikan diri segera setelah melepaskan tembakan kini sedang dalam pengejaran.
“Berdasarkan laporan awal, penembakan diduga dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) yang kemudian melarikan diri dari lokasi kejadian,” kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, kepada wartawan, Sabtu (8/8/2026).
Dia menyebutkan, saat ini tim gabungan dari Polres Jayawijaya, Brimob Polda Papua, dan TNI yang berada di Wamena masih melakukan pengejaran serta penyisiran untuk mencari pelaku.
“Saat ini aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Kami juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan situasi tetap terkendali dan mencegah terjadinya gangguan keamanan lainnya,” ujar dia.
Sebagai langkah pengamanan, kegiatan Festival Budaya Lembah Baliem untuk sementara dihentikan. Penghentian tersebut dilakukan untuk memberikan ruang kepada aparat keamanan dalam melakukan penanganan serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif.
Dia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.
“Kami meminta masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi, dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses pengungkapan,” jelas dia.
Diketahui, peristiwa penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) itu terjadi pada pukul 12.45 WIT saat rangkaian acara Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 di Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Sementara itu, dari rekaman video yang diterima, terdengar adanya suara beberapa tembakan. Selain itu, masyarakat yang berada di sana terlihat panik dan berlarian menyelamatkan diri.










