Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Sejumlah Korban Masih Dirawat karena Sesak Napas
JAKARTA - Polda Metro Jaya mengungkap sejumlah korban kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, masih menjalani perawatan. Para korban disebut mengalami sesak napas setelah berada di lokasi kebakaran.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengatakan kondisi tersebut diketahui berdasarkan keterangan dokter yang menangani para korban.
"Kita juga mendoakan bersama para korban dalam kondisi sekarang masih dalam perawatan, khususnya bagi yang masih sesak napas. Ini keterangan dari dokter karena kondisi berada di lokasi kejadian," kata Budi di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Sabtu (8/8/2026).
Sementara itu, Budi mengatakan Puslabfor Bareskrim Polri telah diterjunkan ke lokasi kebakaran. Tim tersebut akan melakukan pemeriksaan untuk mengetahui titik awal api sekaligus penyebab kebakaran.
"Ya, kejadian tadi malam kita menyampaikan simpati ya kepada Bapenda yang kejadian kebakaran. Dengan hadirnya Puslabfor Bareskrim Polri untuk menentukan penyebab dari asal api, di mana titik api," ujarnya.
Sebelumnya, kebakaran melanda Gedung Bapenda DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Jakarta Pusat, pada Jumat (7/8/2026) malam.
Dalam peristiwa tersebut, satu orang bernama Godwin (30) dilaporkan dievakuasi ke Rumah Sakit Tarakan.
"Satu orang atas nama Godwin usia 30 tahun sudah dibawa ke Rumah Sakit Tarakan," kata Command Centre Gulkarmat DKI Jakarta dalam keterangannya, Sabtu (8/8/2026).
Hingga kini, kronologi dan penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas pemadam kebakaran juga masih melakukan proses pendinginan di lokasi.
"Situasi proses pendinginan," ujar Command Centre Gulkarmat DKI Jakarta.









