ASI Tak Lancar, Haruskah Minum Suplemen saat Lahiran?
JAKARTA - Moms yang baru melahirkan tentunya ingin segera menyusui si kecil. Momen ini adalah yang paling ditunggu oleh para new mom, karena ASI punya segudang manfaat untuk ibu dan bayi. Namun, bagaimana jika ASI tak lancar saat ingin menyusui? Apakah perlu langsung mengonsumsi suplemen ASI atau ASI booster setelah melahirkan?
Lewat akun Instagram pribadinya, Dokter Spesialis Anak dan Konselor Laktasi Revina Tranggana mengungkapkan, kalau Moms ingin minum ASI booster bisa tunggu sampai tiga hari. “Karena biasanya jumlah ASI itu mulai ada setelah tiga hari. Kalau seandainya nggak ada, di situlah mungkin kita mulai bisa minum ASI booster,” ucapnya.
Dokter Revina menjelaskan, kalau ASI tak ada dari awal itu badan bayi masih bisa tahan, dalam kondisi “tidak minum” karena membawa cadangan gula dan lemak yang cukup yang diberikan dari Moms sejak lahir.
“Jadi nggak harus langsung konsumsi ASI booster, kecuali kondisi tertentu, misalnya bayinya prematur atau bayinya kecil itu harus banget langsung dapat suplai ASI. Nah itu mungkin bisa dikonsumsi dari hari pertama,” kata dr. Revina.
Perkuat Pelayanan Masyarakat, Partai Perindo Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan LBH Gratis di Pati
Namun, ia mengingatkan, ASI booster bukan segalanya. Yang penting adalah rajin mengosongkan payudara setiap dua jam sampai tiga jam sekali dengan durasi 10 - 15 menit. “Kalau Moms rajin minum ASI booster tapi jarang mengosongkan ASI, ini akan berbahaya, bisa menyebabkan sumbatan ASI yang jadi mastitis,” ucapnya.
Mastitis adalah peradangan pada jaringan payudara yang biasanya dialami ibu menyusui. Kondisi ini menimbulkan rasa tidak nyaman dan nyeri. Biasanya busui mengalami mastitis mulai dari 1-3 bulan pertama proses menyusui.
Dokter Revina juga berpesan, ASI bisa lancar tak hanya dengan mengonsumsi ASI booster, tetapi juga pikiran yang positif dan hati yang bahagia.









