Trump Klaim Mampu Hancurkan Iran: Mereka Akan Butuh Bertahun-tahun untuk Pulih

Trump Klaim Mampu Hancurkan Iran: Mereka Akan Butuh Bertahun-tahun untuk Pulih

Terkini | inews | Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:39
share

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeklaim negaranya mampu menghancurkan Iran melalui operasi militer besar-besaran. Menurut dia, jika serangan itu dilakukan, Iran akan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk pulih dan membangun kembali negaranya.

Meski melontarkan klaim tersebut, Trump menegaskan dirinya tidak ingin menggunakan kekuatan militer. Dia mengatakan penyelesaian konflik dengan Iran tetap lebih baik ditempuh melalui jalur diplomatik dibandingkan perang.

"Saya tidak ingin membunuh orang karena banyak orang meninggal, dan kita tidak menginginkan itu,” ujar Trump.

Trump menyebut operasi militer besar-besaran akan menjadi bencana bagi Iran. Dia mengeklaim dampak kehancuran yang ditimbulkan akan membuat negara itu membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk bangkit kembali.

Pernyataan itu disampaikan saat Trump mengungkapkan perundingan lanjutan antara AS dan Iran akan dimulai pada Senin lalu. Dia optimistis kedua negara dapat mencapai kesepakatan terkait pengaturan lalu lintas Selat Hormuz dan program nuklir Iran.

Trump sebelumnya mengumumkan pembatalan rencana serangan besar-besaran terbaru terhadap Iran. Operasi tersebut juga disebut akan melibatkan Israel, seperti yang terjadi pada akhir Februari lalu.

Menurut Trump, keputusan membatalkan serangan diambil setelah melakukan pembicaraan dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, dan Iran.

"Kami diminta oleh tiga kelompok utama. Kami juga diminta dengan sangat kuat oleh Iran. Mereka bilang ingin membuat kesepakatan," ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu.

Dia menambahkan, negara-negara tetangga Iran juga mendesak Washington menahan diri sehingga serangan akhirnya dibatalkan.

"Itu akan menjadi serangan besar-besaran. Mereka meminta kami untuk tidak melakukannya. Mereka bilang, 'Tolong jangan lakukan itu'," katanya.

Trump kembali mendesak Teheran agar memanfaatkan momentum perundingan untuk mencapai kesepakatan.

“Mereka tidak ingin kami melakukannya (menyerang Iran), dan terus terang, Arab Saudi juga tidak menginginkannya. Mereka mengira kesepakatan sudah dekat terkait dengan Selat Hormuz dan juga denuklirisasi,” ujarnya.

Saat ditanya apakah AS memberikan batas waktu kepada Iran untuk mencapai kesepakatan, Trump menjawab tidak ada tenggat yang ditetapkan.

“Kita lihat saja nanti,” katanya, sembari menegaskan AS tetap siap menggunakan kekuatan militer apabila diperlukan.

Topik Menarik