Indonesia Kecam Serangan Israel ke Gaza, Tuding Rezim Zionis Sengaja Hambat Peace Plan
JAKARTA - Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan militer terbaru Israel ke Jalur Gaza yang dinilai menghambat implementasi Peace Plan untuk Gaza dan memperparah penderitaan rakyat Palestina. Kecaman tersebut disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI melalui pernyataan resmi di akun X, dikutip Rabu (5/8/2026).
"Indonesia mengecam keras serangan militer Israel ke Gaza, termasuk serangan terhadap rakyat sipil dan infrastruktur sipil, di mana serangan tersebut merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional, tindakan yang dilakukan secara sengaja menghambat implementasi Peace Plan untuk Gaza, dan memperburuk penderitaan rakyat Palestina," tulis Kemlu.
Indonesia juga mendesak rezim zionis Israel segera menghentikan operasi militernya secara permanen dan memenuhi seluruh komitmen dalam perjanjian gencatan senjata sesuai hukum internasional.
"Indonesia menyerukan kepada Israel, sebagai pihak dalam kesepakatan gencatan senjata, untuk menghentikan serangan militernya segera dan secara permanen, dan memenuhi seluruh komitmennya berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang sejalan dengan hukum internasional," lanjut pernyataan tersebut.
Di sisi lain, Indonesia menyambut baik pemberitaan mengenai diterimanya Roadmap implementasi Peace Plan fase kedua untuk Gaza oleh Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya. Menurut Kemlu, langkah tersebut merupakan bagian penting dalam upaya penyelesaian konflik.
"Indonesia menyambut baik pemberitaan bahwa Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya telah menerima Roadmap implementasi Peace Plan fase kedua untuk Gaza, sejalan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025). Hal ini merupakan langkah penting untuk proses penyelesaian konflik," tulis pernyataan Kemlu RI.
Kemlu juga menyerukan kepada seluruh pihak agar menjamin perlindungan terhadap warga sipil, tenaga medis, dan pekerja kemanusiaan serta memastikan distribusi bantuan kemanusiaan dapat berlangsung dengan aman, cepat, dan tanpa hambatan.
"Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak untuk menjamin perlindungan penuh terhadap warga sipil, tenaga medis dan pekerja kemanusiaan, serta memastikan penyaluran bantuan kemanusiaan yang aman, cepat dan tanpa hambatan," tegas Kemlu.
Perkuat Pelayanan Masyarakat, Partai Perindo Gelar Pemeriksaan Kesehatan dan LBH Gratis di Pati
Lebih lanjut, Indonesia menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendukung terwujudnya kemerdekaan Palestina melalui Solusi Dua Negara sesuai resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan parameter internasional yang telah disepakati.
"Indonesia menegaskan kembali komitmennya dalam mewujudkan proses politik yang kredibel untuk mencapai kemerdekaan Palestina berdasarkan Solusi Dua Negara, sejalan dengan Resolusi PBB yang relevan dan parameter yang telah disepakati secara internasional, sebagai jalan bagi tercapainya perdamaian yang adil, berkelanjutan, dan menyeluruh di Timur Tengah," tutup pernyataan tersebut.









