Prabowo: Politik Luar Negeri Indonesia Nonblok, Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar

Prabowo: Politik Luar Negeri Indonesia Nonblok, Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar

Nasional | okezone | Jum'at, 24 Juli 2026 - 01:05
share

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa politik luar negeri Indonesia tetap berpegang pada prinsip bebas aktif dan nonblok. Namun, ia menekankan ada satu sikap yang tidak bisa ditawar, yakni dukungan Indonesia terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Kamis (23/7/2026) malam.

Prabowo mengatakan, sejak awal pemerintahannya ia telah menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang tidak memihak kepada kekuatan mana pun dan memilih menjalin hubungan baik dengan seluruh negara.

"Begitu saya dilantik, saya umumkan politik luar negeri Indonesia. Kita bersyukur bahwa kita nonblok, kita tidak punya musuh, kita hormati semua negara, kita hormati semua kekuatan," kata Prabowo.

Ia menegaskan, pemerintah akan tetap menjalankan politik luar negeri bebas aktif dengan mengedepankan hubungan bertetangga yang baik dengan semua negara.

"Saudara-saudara, kita ingin bebas aktif. Saya katakan politik luar negeri Indonesia dalam pemerintahan yang dipimpin oleh Prabowo Subianto, politik kita adalah politik menjadi tetangga yang baik, the good neighbor policy, we want to be good neighbors. Kita baik sama semua kekuatan," katanya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina merupakan prinsip yang tidak dapat dikompromikan.

"Tapi yang tidak bisa kita tawar-menawar adalah mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina. Bagi kita itu," tegasnya.

 

Menurut Prabowo, Indonesia ingin membangun hubungan baik dengan semua negara, tetapi tetap menjaga kedaulatan nasional dan tidak ingin mendapat gangguan dari pihak mana pun.

"Kita baik sama semua. Kita ingin baik sama semua kekuatan, tapi kita tidak mau diganggu," ujanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyinggung upaya pemerintah memperkuat pertahanan negara. Namun, ia menegaskan kekuatan utama Indonesia bukan hanya terletak pada alat utama sistem persenjataan (alutsista), melainkan pada semangat rakyat dalam mempertahankan negaranya.

"Kita sekarang sedang membangun kekuatan pertahanan yang lumayan. Tapi di mana kekuatan pertahanan kita? Kekuatan pertahanan kita adalah pertahanan rakyat semesta. Pertahanan kita adalah dalam cintanya rakyat kepada negaranya. Itu kekuatan kita," katanya.

Prabowo menegaskan Indonesia tidak memiliki keinginan untuk mengganggu negara lain. Namun, seluruh rakyat Indonesia akan mempertahankan kedaulatan, kemerdekaan, dan masa depan bangsa.

"Kita tidak mau ganggu orang lain, tapi seluruh rakyat Indonesia akan mempertahankan kedaulatannya, akan mempertahankan kemerdekaannya, akan mempertahankan masa depannya, saudara-saudara," pungkasnya.

Topik Menarik