Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan

Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan

Nasional | sindonews | Kamis, 23 Juli 2026 - 21:08
share

Terdakwa fitnah ijazah Joko Widodo (Jokowi), Tifauzia Tyassuma (Dokter Tifa), mengaku dirinya telah mempelajari berita acara pemeriksaan (BAP). Hal ini dilakukan lantaran kasus pencemaran nama baik dan fitnah yang dialamatkan kepadanya telah masuk dalam persidangan.

Bahkan, Tifa dan tim kuasa hukumnya mengaku sudah sangat bersemangat untuk mengikuti persidangan itu. Namun, kata dia, Allah menghendaki jalan lain melalui eksepsi yang dikabulkan.

"Kami kan senang sekali andai kata worst scenario terjadi, karena sudah berhari-hari sejak menerima tumpukan BAP sekitar mungkin 10 ribu halaman kita sudah pelajari sama-sama. Kita sangat bersemangat andai kata sidang memang berjalan. Tetapi Allah SWT menghendaki yang lain, jadi eksepsi kami diterima," ujar Tifa dalam program Interupsi di iNews, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga: Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai

Menyusul dikabulkannya eksepsi, Tifa mengaku akan berfokus mempersiapkan diri untuk menghadiri sidang-sidang lain yang berkaitan dengan ijazah Jokowi. Kata Tifa, dirinya akan menjadi ahli dalam sidang-sidang seperti perdata bahkan pidana."Jadi ketika eksepsi kami diterima saya akan berkosentrasi untuk mempersiapkan diri karena ada sembilan sidang yang berjalan terkait ijazah ini, kemungkinan besar saya akan dijadikan sebagai ahli seperti di CLS," kata Tifa.

Di sisi lain, Tifa menegaskan dirinya tidak akan pernah menerima permohonan restorative justice berkaitan dengan kasus ini. Hal ini dilakukan sebab pihak kuasa hukum dari Jokowi menyebut JPU memiliki kesempatan untuk kembali membacakan dakwaan terhadap Tifa.

"Berkali-kali juga kami sampaikan menolak RJ, sebab apa, tidak ada yang perlu saya mintakan maaf. Karena apa? Bukti-bukti ini, 700 dokumen ini sudah kami pelajari, justru saya selalu bilang, ini kalau sampai sidang kasihan Pak Jokowi, kasihan negara ini."

Topik Menarik