Peringati Harkopnas, Menkop Ingatkan Kembali Warisan Koperasi Bung Hatta

Peringati Harkopnas, Menkop Ingatkan Kembali Warisan Koperasi Bung Hatta

Ekonomi | okezone | Minggu, 12 Juli 2026 - 15:05
share

JAKARTA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono bersama Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Farida Farichah mengunjungi rumah Bung Hatta di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta, sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada Bung Hatta dan keluarganya yang berperan penting dalam meletakkan prinsip nilai-nilai koperasi di Indonesia yang masih dianut hingga saat ini.

Kunjungan ini juga menjadi bagian dari rangkaian Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 yang jatuh pada 12 Juli 2026. Kedatangan Menkop dan Wamenkop disambut langsung oleh anak-anak Bung Hatta, yaitu Meutia Hatta, Prof. Sri Edi Swasono (suami Meutia Hatta), Gemala Hatta, dan Halida Hatta, serta akademisi Rocky Gerung.

Menkop menyatakan bahwa kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga menjadi pengingat atas jasa, keteladanan, dan cita-cita besar Bung Hatta untuk menjadikan koperasi sebagai kekuatan ekonomi rakyat yang harus terus dikembangkan di tengah berbagai tantangan dan dinamika kapitalisme.

“Sesuai dengan keinginan Presiden Pak Prabowo Subianto, sekarang kita diminta untuk mengembalikan lagi arah sistem dan praktik ekonomi kita agar tidak tergeser menjadi ideologi ekonomi liberal kapitalistik, tetapi kembali kepada ideologi Undang-Undang Dasar 1945, khususnya Pasal 33, yaitu koperasi,” ujar Menkop Ferry, Minggu (12/7/2026).

Menkop memastikan bahwa Kementerian Koperasi (Kemenkop), Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan akan bergotong royong untuk mewujudkan cita-cita Bung Hatta agar koperasi dapat tumbuh dan berkembang menjadi soko guru ekonomi nasional. Salah satu upaya yang diperjuangkan untuk diwujudkan keberhasilannya adalah melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Menkop menambahkan, Peringatan Harkopnas ke-79 dapat menjadi momentum untuk kembali mengingatkan masyarakat di seluruh Indonesia bahwa koperasi merupakan salah satu sistem perekonomian yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945.

"Memang ini tugas yang tidak ringan, tetapi kami di Kementerian Koperasi bersama dengan seluruh gerakan koperasi akan menjadi garda terdepan untuk kembali menegakkan ideologi ekonomi," katanya.

Sebagai upaya untuk memastikan gerakan koperasi dapat berjalan dengan baik, termasuk program KDKMP, Menkop mengharapkan dukungan dari berbagai pihak, termasuk seluruh keluarga Bung Hatta. Dorongan dan semangat yang terus digaungkan oleh anak-cucu Bung Hatta menjadi modal penting agar cita-cita Sang Proklamator tersebut dapat terwujud.

"Kami tahu persis bahwa semua ini membutuhkan dukungan dari semua pihak dan kemampuan untuk menerjemahkan pikiran besar Bung Hatta agar dapat terimplementasi secara baik secara teknokratis," ucapnya.

Sementara itu, Meutia Hatta mengapresiasi kehadiran Menkop dan Wamenkop di Rumah Bung Hatta. Baginya, kehadiran tersebut menjadi bukti bahwa pemerintah, khususnya Kemenkop, tetap menjadikan Bung Hatta sebagai sosok utama dalam upaya memajukan koperasi di Indonesia.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Menteri yang sudah dua kali ke sini dalam jabatan yang berbeda. Mudah-mudahan perjalanan koperasi dari dulu banyak tantangan, pada akhirnya dapat menguntungkan rakyat," kata Meutia.

Ia juga mengapresiasi adanya program KDKMP yang saat ini sedang diakselerasi pembangunan dan operasionalisasinya. Ia meyakini bahwa dasar-dasar pemikiran perkoperasian yang digagas Bung Hatta masih sangat relevan untuk diimplementasikan saat ini.

"Bung Hatta itu dari awal adalah peduli pada kemanusiaan. Jadi, sejak kecil dia tahu apa namanya penderitaan. Intinya, penderitaan itu membentuk watak dan watak itu menghasilkan pikiran tentang koperasi," katanya.

Topik Menarik