Elnusa Integrasikan AI dan GPS untuk Awasi Distribusi Energi
JAKARTA – PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (ELSA) memperkuat keandalan distribusi energi nasional dengan melakukan transformasi digital di berbagai lini operasional. Langkah ini untuk memastikan proses penyaluran energi berlangsung lebih aman, efisien, andal, dan berkelanjutan.
Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Doni Indrawan mengatakan transformasi digital menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam meningkatkan kualitas layanan distribusi energi sekaligus memperkuat aspek keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan.
"Transformasi digital yang kami lakukan bukan hanya untuk meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga memastikan distribusi energi nasional berjalan lebih aman, andal, dan bertanggung jawab. Melalui pemanfaatan teknologi, kami ingin memperkuat operational excellence sekaligus mendukung ketahanan energi nasional di tengah tantangan industri yang terus berkembang," ujar Doni, Minggu (12/7/2026).
Salah satu inovasi yang dikembangkan Elnusa Petrofin ialah Road Traffic Control (RTC). Sistem tersebut mengintegrasikan teknologi Global Positioning System (GPS) Tracking dan kamera berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk memantau pergerakan armada, kondisi pengemudi, kepatuhan terhadap batas kecepatan, hingga mendeteksi potensi penyimpangan rute secara waktu nyata (real time).
Selain RTC, perusahaan juga mengembangkan Remote Asset Daily Activity Recorder (RADAR) untuk meningkatkan efektivitas pemantauan aktivitas operasional dan integritas aset, terutama di wilayah terpencil maupun lokasi yang membutuhkan pengawasan khusus.
Menurut Doni, pemanfaatan teknologi tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat operational excellence dan Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) excellence. Dengan demikian, setiap proses distribusi energi dapat berjalan lebih optimal sekaligus memberikan perlindungan bagi pekerja, masyarakat, aset perusahaan, dan lingkungan.
Di sisi lain, Elnusa Petrofin juga terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung transisi energi nasional dan target Net Zero Emissions (NZE) 2060. Komitmen tersebut diwujudkan melalui keterlibatan perusahaan dalam implementasi Green Terminal di Terminal LPG Tanjung Sekong, Cilegon, Banten.
Program tersebut mengintegrasikan pengelolaan lingkungan, digitalisasi operasional, penerapan teknologi ramah lingkungan, ekonomi sirkular, perlindungan biodiversitas, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Selain itu, Elnusa Petrofin turut mendukung penyaluran Biosolar Industri B50 sebagai bagian dari transformasi perusahaan dari penyedia layanan logistik energi konvensional menjadi perusahaan jasa energi terintegrasi yang adaptif terhadap perkembangan energi rendah karbon.
Perusahaan juga terus mendorong efisiensi energi, pengelolaan limbah, penghijauan, konservasi lingkungan, serta implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam seluruh aktivitas bisnisnya.
Doni menegaskan Elnusa Petrofin akan terus memperkuat daya saing perusahaan melalui transformasi digital, penguatan standar HSSE, pengembangan sumber daya manusia, serta perluasan portofolio bisnis yang berkelanjutan.
"Kolaborasi bersama Pertamina Group, pemerintah, pelanggan, mitra kerja, masyarakat, media, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi fondasi penting bagi Elnusa Petrofin untuk terus berinovasi dalam menghadirkan distribusi energi yang andal sekaligus mendukung agenda transisi energi nasional," tutup Doni.









