Ikuti Audisi Miss Indonesia 2026, Athaema Eswari Jumhur Punya Gerakan Pemberdayaan Anak
SURABAYA - Audisi Miss Indonesia 2026 hadir di Kota Surabaya guna mencari para perempuan berbakat di Indonesia yang akan mewakili Surabaya dalam ajang Miss Indonesia 2026.
Berdasarkan pantauan Okezone, puluhan peserta yang didominasi oleh para mahasiswa itu sangat antusias mengikuti audisi di One East Penthouse and Residence Surabaya pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Satu per satu dari mereka maju ke meja registrasi untuk mengisi formulir dan identitas mereka guna mengetahui umur masing-masing peserta. Sebab, salah satu persyaratan Miss Indonesia 2026 adalah berusia 19 hingga 25 tahun dengan kriteria manner impressive, social dan smart social.
Tak hanya dengan tangan kosong, para peserta datang ke audisi tersebut dengan berbagai pengalaman yang telah mereka miliki serta rasa percaya diri yang kuat dan telah dipersiapkan sejak lama.
Salah satunya seperti Athaema Eswari Jumhur yang mengaku sudah melakukan persiapan sejak dua tahun lalu. Berbagai pengalaman dan kemampuan telah ia miliki sebagai peserta audisi Miss Indonesia 2026.
“Persiapan saya sudah sangat panjang, mulai dari 2024. Saya memastikan bahwa saya bisa menjadi seseorang yang layak untuk mengikuti ajang Miss Indonesia. Saya belajar cara berbicara, dan saya juga memiliki kegiatan sosial yang saya sebut Gerakan Pemuda,” kata Athaema saat diwawancarai, Sabtu (6/6/2026).
Tidak hanya kemampuan personal seperti public speaking, namun juga ia memiliki kemampuan sosial dengan adanya sebuah gerakan pemberdayaan terhadap anak-anak yang kurang beruntung. Melalui gerakan tersebut mereka bisa mengenyam bangku sekolah dan merasakan apa yang disebut dengan pendidikan.
“Ini adalah gerakan pemberdayaan untuk anak-anak, terutama bagi mereka yang kurang beruntung agar mereka bisa bersekolah dengan buku dan alat tulis yang layak,” ucapnya.
Miss Indonesia Jadi Ajang Kecantikan Pertama yang Diikuti Athaema
Athaema mengaku bahwa dirinya baru pertama kali mengikuti audisi Miss Indonesia 2026. Bahkan ajang ini merupakan ajang kecantikan dan talenta perempuan pertama yang ia ikuti.
“Ini adalah kali pertama saya. Saya tidak pernah mengikuti ajang kecantikan lainnya selain Miss Indonesia. Jadi saya berharap Miss Indonesia ini menjadi ajang pertama dan terakhir bagi saya,” ungkap Athaema.
Sebagai informasi, Surabaya sendiri merupakan kota kedua yang menjadi target Miss Indonesia untuk mencari talenta perempuan terbaik. Tidak hanya sekedar cantik, namun juga memiliki pribadi yang anggun, baik sopan dan bakat menarik.
Nantinya, para peserta audisi akan kembali diseleksi oleh penyelenggara guna mencari siapa yang memiliki kriteria yang sesuai untuk bersaing sebagai Miss Indonesia. Berbagai kriteria tersebut antara lain manner impressive, social dan smart social.
Para peserta audisi yang terpilih akan menjadi finalis Miss Indonesia 2026 dan bersaing dengan peserta lainnya yang sudah terpilih dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.










