Buruh Cantik Ini Keluhkan Gaji UMR, Tak Cukup untuk Gaya Hidup dan Skincare

Buruh Cantik Ini Keluhkan Gaji UMR, Tak Cukup untuk Gaya Hidup dan Skincare

Nasional | okezone | Sabtu, 2 Mei 2026 - 00:01
share

JAKARTA - Rombongan bus yang membawa ratusan buruh asal Cirebon, Jawa Barat ikut memeriahkan aksi May Day di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Mereka datang dengan penuh dukungan oleh perusahaan tempat kerjanya.

"Iya, memang ada agenda sih dari perusahaan gitu buat ke Jakarta. Ada sekitar 10 Bus, 1 busnya itu ada 30 orang lebih lah. Semuanya satu PT 350 orang," kata salah satu buruh, Vania saat ditemui di kawasan Monas, Jumat (1/5/2026).

Dalam momentum Hari Buruh ini, menurutnya para pekerja perempuan masih mengalami beberapa persoalan. Vina berharap pemerintah memperhatikan hal tersebut khususnya hari libur bagi pekerja buruh dan kenaikan upah.

"Mungkin lebih ke hak-hak para pekerja sih. Khususnya perempuan, banyak yang belum dapat. Kayak hari libur terus kenaikan gaji juga," kata Vania.

Dengan gaji Upah Minimum Regional (UMR) Cirebon sekira Rp2,8 juta, nominal tersebut dirasa belum cukup untuk memenuhi kebutuhan ataupun gaya hidup para buruh perempuan.

Kenaikan harga kebutuhan pokok setiap tahunnya serta biaya perawatan diri turut menjadi beban tambahan bagi pekerja perempuan. "Cukup-cukup aja sih. Karena kan skincare kita beda beda," kata Vania.

 

"Kurang ah, setiap tahun kan skincare tiap tahun nambah mahal. Apalagi ditambah bahan pokok juga, buat perawatan kurang," timpal Elly, rekan Vania.

Dengan upah tersebut, setiap bulannya Elly selalu mengatur pengeluaran dengan cermat. Termasuk menyisihkan penghasilan untuk kebutuhan liburan.

"Ya, kurang lah. Jadi kita juga harus pintar-pintar membudget uang UMR Cirebon," tutup Elly.

Topik Menarik