THR PNS 2026 Cair Rp55 Triliun, 100 Dibayar Penuh
JAKARTA – Pemerintah resmi mengumumkan paket stimulus ekonomi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 H. Paket ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong konsumsi nasional.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyebutkan anggaran Tunjangan Hari Raya (THR) untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri tahun ini mencapai Rp55 triliun, naik dibandingkan tahun lalu sebesar Rp49 triliun.
“THR ASN tahun 2026 akan disalurkan kepada 2,4 juta ASN Pusat, TNI, dan Polri dengan total Rp22,2 triliun; 4,3 juta ASN Daerah sebesar Rp20,2 triliun; serta 3,8 juta pensiunan total Rp12,7 triliun,” ujar Airlangga dalam konferensi pers terkait kebijakan THR, BHR, dan stimulus ekonomi Idul Fitri, di Kantor Kemenko Perekonomian, Selasa (3/3/2026).
Pemerintah memastikan THR dibayarkan 100 persen penuh, mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, pangan, jabatan, hingga tunjangan kinerja. Pencairan sudah dimulai secara bertahap sejak 26 Februari 2026.
Perkuat Investasi Daerah, BRI Jalin Kolaborasi dengan BP Batam bersamaBKPM dan Kementerian UMKM
Airlangga menegaskan, THR berbeda dengan Gaji ke-13 yang dijadwalkan cair pada Juni mendatang.
Untuk sektor swasta, pemerintah mewajibkan pembayaran THR secara penuh tanpa dicicil, paling lambat H-7 Lebaran. Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan, terdapat sekitar 26,5 juta pekerja penerima upah dengan estimasi total nilai THR mencapai Rp124 triliun.
“Ini diharapkan bisa mendorong konsumsi nasional secara signifikan,” tambah Airlangga.
Salah satu poin penting dalam stimulus tahun ini adalah komitmen para aplikator transportasi daring memberikan Bonus Hari Raya (BHR) kepada mitra pengemudi.
Total nilai BHR untuk ojek online (ojol) tahun ini melonjak dua kali lipat menjadi Rp220 miliar untuk sekitar 850.000 mitra. GoTo dan Grab masing-masing mengalokasikan Rp100–110 miliar, naik dari Rp50 miliar tahun lalu. Maxim memberikan BHR kepada 51.000 mitra (naik signifikan dari 1.000 mitra tahun lalu), sedangkan Indrive memberikan bonus kepada sekitar 500-an mitra.
Setiap mitra dijadwalkan menerima Rp400.000, disalurkan paling lambat H-7 sebelum Idul Fitri.










