Bonatua Silalahi Diperiksa Bareskrim soal Ijazah Gibran, Bawa 2 Buku Hasil Penelitian
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan perjuangannya saat membuat skripsi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Jokowi mengaku mendapatkan nilai A.
Menurut Jokowi, dia mengajukan judul proposal hingga tiga kali kepada dosen pembimbingnya, Prof. Dr. Ir. Achmad Soemitro. "Yang Mulia, dalam hal skripsi saya ingin menyampaikan bahwa skripsi ini kami buat dengan mengajukan proposal judul sampai tiga kali kepada dosen pembimbing skripsi saya, yaitu Prof. Dr. Ir. Achmad Soemitro," kata Jokowi di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (5/11/2026).
Jokowi menjelaskan, judul skripsi yang disetujui yakni 'Studi tentang Pola Konsumsi Kayu Lapis pada Pemakaian Akhir di Kotamadya Surakarta'. Jokowi berkata, pada tanggal 23 Oktober 1985 dilakukan ujian skripsi dengan dosen penguji Ir. Sofyan Warsito dan Ir. P. Burhanuddin.
Baca Juga: Jokowi Tiga Kali Ajukan Proposal Judul Skripsi
"Saya dinyatakan lulus dengan nilai A, dan kemudian setelah sedikit revisi, skripsi itu saya cetak di Percetakan Perdana, dengan cover dan lembar pengesahan oleh Percetakan Perdana. Kemudian halaman yang lainnya saya lakukan dengan ketik manual," jelas Jokowi.Ayah Gibran Rakabuming Raka itu menambahkan, "Kalau dikatakan bahwa covernya pakai Times New Roman yang itu belum ada di tahun 1985, nyatanya ribuan skripsi yang dicetak di Percetakan Perdana itu semuanya juga seperti itu dan bisa. Bukan hanya skripsi saya saja, Yang Mulia."
Dalam persidangan dengan terdakwa Roy Suryo tersebut, Jokowi juga menunjukkan ijazah UGM miliknya serta dokumen lainnya.









