Pratikno Sangkal Lagi Sakit: Saya Sehat dan Sedang di Bromo
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyangkal isu yang menyebut dirinya sedang sakit dan mundur dari jabatannya. Pratikno menyampaikan bahwa dirinya sehat.
Dia pun menyampaikan sedang memimpin rapat koordinasi (rakor) percepatan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Bromo. “Saya diisukan sakit. Padahal saya sehat dan sedang di Bromo, untuk rakor percepatan pemadaman api di Bromo,” kata Pratikno dalam keterangannya, Selasa (11/8/2026).
Pratikno pun mengirimkan sejumlah foto dan video kegiatannya di Bromo. “Berikut ini doorstop di depan media hari ini Selasa tanggal 11 Agustus 2026, jam 11.37,” ujarnya.
Baca juga: Isu Pratikno Sakit dan Mundur dari Menko PMK, Ini Respons Istana
“Ini di Bromo, dengan latar belakang gunung yang terbakar,” pungkasnya.Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons kabar Menko PMK Pratikno tengah sakit dan akan mengundurkan diri dari jabatannya.
Momen Habiburokhman Ajak Polri-Jaksa Gandeng Tangan usai Pengumuman Tersangka Eks Jampidsus
Prasetyo pun membantah kabar tersebut. Ia mengaku belum mendengar informasi mengenai kondisi kesehatan maupun rencana pengunduran diri Pratikno dari posisi Menko PMK.
“Apa lagi itu? Kata siapa lagi itu? Saya belum dengar, saya belum dengar,” kata Prasetyo kepada awak media di halaman Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Saat ditanya lebih lanjut mengenai kondisi kesehatan Pratikno, Prasetyo memastikan bahwa Menko PMK tersebut dalam kondisi sehat. Ia juga menegaskan tidak ada informasi yang diterimanya mengenai Pratikno sedang sakit. “Sehat, yang saya tahu sehat. Nggak ada kabar bahwa beliau sedang sakit,” ujarnya.Prasetyo juga membantah kabar Pratikno akan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Menko PMK. “Apa mengundurkan diri lagi, sakit aja nggak mengundurkan diri. Belum ada,” katanya.
Sebelumnya, Prasetyo sempat menegaskan hingga saat ini belum ada rencana perombakan atau reshuffle Kabinet Indonesia Maju. Namun, apabila perubahan kabinet dilakukan, pemerintah menyebut pengisian jabatan yang masih kosong akan menjadi prioritas.
“Ini memang setiap... ini pertanyaan setiap minggu, setiap bulan. Nah masalah reshuffle juga perlu kami sampaikan bahwa sampai hari ini belum ada rencana reshuffle Kabinet Indonesia Maju,” ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/8/2026).
Meski demikian, Prasetyo membuka kemungkinan adanya perubahan susunan kabinet apabila diperlukan. Menurutnya, fokus utamanya adalah mengisi posisi yang saat ini kosong karena berbagai alasan.
“Sekali lagi, kalaupun kemudian akan ada terjadi perubahan atau diistilahkan reshuffle, barangkali prioritasnya adalah kepada mengisi jabatan-jabatan yang oleh karena sesuatu hal saat ini jabatan-jabatan itu kosong,” katanya.
Ia mencontohkan posisi Wakil Menteri Pertanian yang saat ini kosong. Selain itu, terdapat pula jabatan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yang disebut perlu diisi. “Contohnya adalah Wakil Menteri Pertanian, kemudian Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Jadi itu kalau mengenai masalah reshuffle,” pungkasnya.









