Rutin Kontrol Bedah Vaskular, Vandannisa Rasakan JKN Permudah Akses Pengobatan

Rutin Kontrol Bedah Vaskular, Vandannisa Rasakan JKN Permudah Akses Pengobatan

Nasional | okezone | Jum'at, 24 April 2026 - 19:38
share

SUKABUMI – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan BPJS Kesehatan terus menjadi penopang utama bagi masyarakat dalam memperoleh layanan kesehatan, termasuk untuk penanganan penyakit yang membutuhkan perawatan berkelanjutan. Melalui sistem rujukan berjenjang, peserta dapat mengakses layanan spesialis hingga rumah sakit rujukan, sehingga pengobatan penyakit kronis dapat dilakukan secara teratur dan terjamin. Kehadiran JKN memberikan harapan sekaligus kepastian bagi peserta dalam menjalani proses pengobatan tanpa terkendala biaya.

1. Terbantu dengan BPJS Kesehatan

Hal tersebut dirasakan Vandannisa Soleh (26), peserta aktif JKN segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang berdomisili di Kabupaten Sukabumi. Ia telah terdaftar sebagai peserta JKN sejak tahun 2014. Hingga saat ini, ia masih rutin memanfaatkan layanan kesehatan untuk menjalani kontrol ke dokter spesialis bedah vaskular di rumah sakit luar kota.

Dalam kesehariannya, Vandannisa harus menjalani kontrol rutin sebagai bagian dari proses pemantauan kondisi kesehatannya. Jarak tempuh yang tidak dekat serta kebutuhan layanan spesialis sempat menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan adanya Program JKN, ia merasakan kemudahan dalam mengakses layanan yang dibutuhkan.

“Sebagai peserta JKN, saya merasa sangat terbantu, terutama karena saya harus rutin kontrol ke dokter bedah vaskular di luar kota. Program ini memberikan saya kepastian untuk tetap bisa menjalani pengobatan tanpa harus khawatir dengan biaya. JKN benar-benar menjadi penopang dalam proses pengobatan saya,” ujar Vandannisa, pada dikutip Jumat (24/4/2026).

Perjalanan pengobatan yang dijalani Vandannisa tidak selalu mudah. Ia harus memastikan jadwal kontrol berjalan tepat waktu agar kondisinya tetap terpantau. Dalam situasi tersebut, kemudahan akses layanan menjadi hal yang sangat penting untuk menunjang keberlangsungan pengobatan.

Ia mengaku, sistem pelayanan berjenjang dalam JKN memudahkannya dalam mendapatkan rujukan hingga layanan spesialis yang dibutuhkan. Alur yang jelas membuat proses pengobatan menjadi lebih terarah dan terjamin.

“Alur pelayanan JKN menurut saya sudah jelas dan sangat membantu. Dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga dirujuk ke rumah sakit, semuanya berjalan sesuai prosedur. Ini membuat saya lebih tenang karena tahu harus melalui tahapan yang tepat dalam pengobatan,” katanya.

 

2. Layanan Digital

Selain kemudahan dalam mengakses layanan kesehatan, Vandannisa juga merasakan manfaat dari layanan digital yang mendukung proses pengobatan. Ia memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN untuk mengambil antrean secara online, sehingga tidak perlu datang lebih awal hanya untuk mendapatkan nomor antrean. Kemudahan ini sangat berarti, terutama bagi dirinya yang harus menempuh perjalanan ke luar kota.

“Sekarang saya bisa ambil antrean online lewat Mobile JKN. Jadi tidak perlu lagi datang hanya untuk ambil nomor antrean. Ini sangat membantu, apalagi saya harus kontrol ke luar kota, jadi lebih hemat waktu dan tenaga,” ucap Vandannisa.

Di akhir, Vandannisa berharap agar kualitas layanan JKN terus ditingkatkan, termasuk dari sisi pengembangan layanan digital. Ia menyoroti pentingnya kenyamanan penggunaan aplikasi agar dapat diakses dengan mudah oleh seluruh kalangan, termasuk peserta lanjut usia.

“Harapan saya, layanan JKN ke depannya terus ditingkatkan, terutama dari sisi aplikasi agar lebih stabil dan mudah digunakan. Semoga layanan ini bisa semakin nyaman dan ramah untuk semua kalangan, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih luas,” tutur Vandannisa. 

Topik Menarik