Asael Christo Cetak Sejarah di Youth Olympic Games 2026, Indonesia Raih Medali Perak Perdana!

Asael Christo Cetak Sejarah di Youth Olympic Games 2026, Indonesia Raih Medali Perak Perdana!

Olahraga | inews | Selasa, 3 November 2026 - 22:40
share

DAKAR, iNews.id – Atlet wushu Indonesia, Asael Christo Jacob Rondonuwu, mencetak sejarah dengan mempersembahkan medali perak perdana bagi kontingen Merah Putih di Youth Olympic Games (YOG) 2026. Prestasi tersebut diraih melalui nomor gabungan changquan dan gunshu putra di Dakar, Senegal, Selasa (3/11/2026) malam WIB.

Asael tampil gemilang dalam pertandingan yang mempertemukan atlet-atlet muda dari berbagai negara. Dia berhasil mengumpulkan nilai 18,709 sekaligus menempati posisi kedua pada klasemen akhir nomor yang dipertandingkan.

Medali emas menjadi milik atlet China, Lin Yilei, yang mencatatkan nilai tertinggi 18,796. Sementara itu, wakil Iran, Arash Pahali, harus puas membawa pulang medali perunggu setelah membukukan skor 18,603.

Persaingan perebutan emas berlangsung ketat. Asael hanya terpaut 0,087 poin dari Lin Yilei, sedangkan keunggulannya atas Arash Pahali mencapai 0,106 poin.

Hasil tersebut menjadi pencapaian istimewa bagi kontingen Indonesia. Selain mempersembahkan medali perak pertama, Asael juga menjadi atlet kedua yang berhasil menyumbangkan medali untuk Merah Putih di YOG 2026.


Asael Christo Ukir Sejarah, Wushu Indonesia Sumbang Perak Perdana

Keberhasilan Asael menjadi catatan penting bagi cabang olahraga wushu Indonesia di Youth Olympic Games. Dia mampu bersaing dengan wakil China dan Iran sebelum memastikan posisi kedua.

Dalam nomor gabungan changquan dan gunshu putra, Asael mencatatkan nilai 18,709. Raihan tersebut mengantarkannya ke podium perak, tepat di bawah Lin Yilei yang unggul dengan nilai 18,796.

Selisih nilai yang tipis memperlihatkan ketatnya persaingan di papan atas. Asael hanya membutuhkan tambahan 0,088 poin untuk melampaui nilai atlet China tersebut.

Meski belum berhasil merebut emas, penampilan Asael tetap menghasilkan pencapaian bersejarah. Medali peraknya menambah koleksi Indonesia sekaligus melengkapi keberhasilan atlet Merah Putih yang sebelumnya meraih perunggu.


Indonesia Koleksi 2 Medali, Masih Ada Peluang Tambahan

Sebelum Asael naik podium, Indonesia lebih dahulu meraih medali melalui cabang olahraga judo. Sashenka Cahaya Fatimah menjadi atlet pertama yang menyumbangkan medali bagi kontingen Merah Putih di YOG 2026.

Sashenka berhasil meraih perunggu dari nomor 63 kg putri. Dia memastikan medali tersebut setelah mengalahkan wakil Aljazair, Dounnia Berrahoual, dalam pertandingan perebutan tempat ketiga.

Keberhasilan Sashenka kemudian disusul Asael yang meraih perak dari cabang olahraga wushu. Dengan demikian, Indonesia kini mengoleksi dua medali, terdiri atas satu perak dan satu perunggu.

Peluang Indonesia menambah perolehan medali masih terbuka karena sejumlah cabang olahraga belum menyelesaikan pertandingan. Kontingen Merah Putih masih memiliki kesempatan untuk mengejar hasil positif pada nomor berikutnya.

Indonesia sendiri mengirimkan 12 atlet ke Youth Olympic Games 2026. Jumlah tersebut terdiri atas enam atlet putra dan enam atlet putri yang berlaga dalam sembilan cabang olahraga.

Kesembilan cabang olahraga tersebut adalah akuatik, atletik, balap sepeda, bulu tangkis, berkuda, judo, skateboard, triatlon, dan wushu.

Dengan tambahan medali dari Asael, kontingen Indonesia berhasil mencatatkan pencapaian baru di Dakar. Perjuangan atlet Merah Putih masih berlanjut dengan harapan menambah koleksi medali pada pertandingan berikutnya.

Topik Menarik