Kisah Kimi Antonelli, Juara Dunia F1 yang Pernah Bermimpi Jadi Striker Bologna
BOLOGNA, iNews.id - Kimi Antonelli tidak hanya mencatat sejarah sebagai juara dunia Formula 1 (F1), tetapi juga memiliki kecintaan mendalam terhadap klub sepak bola Bologna FC. Pembalap Mercedes tersebut bahkan pernah bermimpi menjadi penyerang sebelum akhirnya memilih karier di dunia balap.
Pembalap berusia 20 tahun asal Bologna itu memastikan gelar juara dunia F1 setelah balapan di Meksiko pada Minggu. Prestasi tersebut membuat dia tercatat sebagai juara dunia termuda dalam sejarah F1 sekaligus pembalap Italia pertama yang meraih gelar tersebut sejak Alberto Ascari pada 1953.
Keberhasilan Antonelli mendapat perhatian besar dari kampung halamannya. Bologna FC turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengundangnya untuk merayakan pencapaian bersejarah tersebut bersama klub kebanggaannya.
Kedekatan Antonelli dengan sepak bola ternyata sudah terbangun sejak kecil. Menurut laporan TuttoMercatoWeb, dia sempat membayangkan masa depan sebagai pemain sepak bola dan memilih posisi penyerang ketika bermain di lapangan.
Namun, Antonelli mengakui kemampuan bermain bolanya bukan terletak pada teknik mengolah si kulit bundar. Dalam wawancara dengan Corriere della Sera, dia justru mengenang kebiasaannya berlari sepanjang pertandingan.
“Di lapangan pun saya banyak berlari. Bisa dibilang saya hanya berlari,” ujar Antonelli sambil bercanda.
Kedekatan dengan Bologna Berawal dari Masa Kecil
Kecintaan Antonelli terhadap Bologna tidak muncul begitu saja. Sang ayah, Marco, sering mengajaknya menyaksikan pertandingan klub tersebut sejak dia masih kecil.
Kebiasaan itu terus berlanjut hingga Antonelli dewasa. Meski disibukkan dengan agenda balap Formula 1, dia tetap mengikuti perkembangan Bologna dan beberapa kali datang langsung ke Stadion Renato Dall'Ara.
Salah satu momen yang tercatat terjadi pada Februari 2025. Saat itu, Antonelli hadir di tribun untuk menyaksikan Bologna mengalahkan Como dengan skor 2-0.
Meski menjadi pendukung Bologna, Antonelli ternyata memiliki idola sepak bola lain. Pemain yang paling dia kagumi sejak awal adalah Lionel Messi.
Kekaguman terhadap Messi membuat Antonelli sempat menjadi pendukung Barcelona ketika megabintang asal Argentina tersebut berada dalam masa kejayaannya bersama klub raksasa Spanyol itu.
Rayakan Gelar Coppa Italia Bologna di Tengah Kesibukan F1
Kecintaan Antonelli terhadap Bologna kembali terlihat ketika klub tersebut menjuarai Coppa Italia pada Mei 2025. Bologna mengalahkan AC Milan untuk mengakhiri penantian selama 51 tahun dalam meraih trofi tersebut.
Sayangnya, Antonelli tidak bisa datang ke Roma untuk menyaksikan langsung pertandingan final. Pada periode yang sama, dia sedang mempersiapkan diri menghadapi Grand Prix Imola.
Meski tidak berada di Roma, Antonelli tetap ikut merasakan euforia keberhasilan Bologna. Dia bergabung dengan perayaan suporter di jalanan Kota Bologna setelah klub kesayangannya mengangkat trofi Coppa Italia.
Momen spesial juga terjadi pada akhir pekan yang sama. Delegasi Bologna yang dipimpin pelatih saat itu, Vincenzo Italiano, bersama kapten Lorenzo De Silvestri, mendatangi Antonelli di area paddock Imola.
Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi klub kepada pembalap muda yang juga dikenal sebagai pendukung setia mereka. Delegasi Bologna memberikan jersey klub yang telah ditandatangani para pemain kepada Antonelli.
Antonelli kemudian membalas pemberian tersebut dengan menyerahkan jersey Mercedes kepada perwakilan Bologna. Pertukaran seragam itu menjadi simbol kedekatan antara sang pembalap dan klub yang sudah dia dukung sejak masa kanak-kanak.
Kini, setelah meraih gelar juara dunia F1, hubungan Antonelli dengan Bologna kembali mendapat sorotan. Klub tersebut mengundangnya untuk merayakan pencapaian bersejarah itu, sekaligus menyambut salah satu putra terbaik kota mereka.









