Survei IndocPolls: Mayoritas Publik Puas dengan Pemerintahan Prabowo-Gibran

Survei IndocPolls: Mayoritas Publik Puas dengan Pemerintahan Prabowo-Gibran

Terkini | inews | Jum'at, 30 Oktober 2026 - 19:02
share

JAKARTA, iNews.id - Tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mencapai 57,4 persen pada dua tahun pertama kepemimpinannya. Sektor pertahanan dan keamanan menjadi bidang dengan tingkat kepuasan tertinggi, sedangkan lingkungan hidup dan penanganan bencana memperoleh penilaian terendah.

Temuan tersebut berdasarkan survei Indonesia Center for Politics & Law Studies (IndocPolls) yang dilaksanakan pada 15-20 Oktober 2026. Dari responden yang menyatakan puas terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran, sebanyak 7,3 persen mengaku sangat puas.

Direktur Komunikasi IndocPolls Taufik Ch mengatakan, angka tersebut menggambarkan penilaian publik terhadap kinerja pemerintahan selama dua tahun terakhir.

"Kepuasan publik menyentuh angka 57,4 persen pada dua tahun pertama pemerintahan Prabowo-Gibran," kata Taufik dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Sementara itu, sebanyak 40 persen responden menyatakan tidak puas dan 2,6 persen lainnya menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.

Jika dilihat berdasarkan bidang kerja, pertahanan dan keamanan memperoleh tingkat kepuasan tertinggi, yakni 70,4 persen. Sebanyak 24,9 persen responden menyatakan tidak puas, sedangkan 4,7 persen lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.

Taufik menilai apresiasi publik terhadap sektor tersebut berkaitan dengan latar belakang Prabowo sebagai sosok militer serta pengalamannya menjabat Menteri Pertahanan.

Menurutnya, selama memimpin pemerintahan, Prabowo berupaya memperkuat pertahanan Indonesia melalui pemenuhan Minimum Essential Force (MEF) dan pengadaan sejumlah alat utama sistem persenjataan (alutsista) strategis dan modern.

Selain pertahanan dan keamanan, sektor penegakan hukum dan pemberantasan korupsi juga memperoleh penilaian positif. Tingkat kepuasan pada bidang ini mencapai 62,1 persen, sementara 34,1 persen responden menyatakan tidak puas dan 3,2 persen tidak tahu atau tidak menjawab.

"Di era Prabowo-Gibran, kasus-kasus korupsi besar diungkap tanpa pandang bulu, termasuk yang menyasar program andalan Prabowo seperti program makan bergizi gratis (MBG)," ujarnya.

Adapun bidang politik dan stabilitas memperoleh tingkat kepuasan 54,3 persen. Sementara itu, pendidikan dan kesehatan mencatatkan kepuasan sebesar 51,9 persen, sedangkan kebudayaan dan kehidupan beragama mencapai 50,1 persen.

Taufik menilai, meskipun terjadi sejumlah dinamika sosial dan politik, kondisi tersebut tidak sampai mengarah pada ketidakstabilan. Menurutnya, situasi itu tidak terlepas dari dukungan berbagai partai dan kekuatan politik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.

Di sisi lain, survei tersebut juga menunjukkan sejumlah sektor yang masih membutuhkan perhatian pemerintah, terutama ekonomi serta lingkungan hidup dan penanganan bencana.

Bidang ekonomi memperoleh tingkat kepuasan 43,8 persen, sedangkan 50,6 persen responden menyatakan tidak puas. Taufik menyebut pelemahan nilai tukar rupiah dan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi sejumlah tantangan yang perlu mendapat perhatian pemerintah.

Sementara itu, sektor lingkungan hidup dan penanganan bencana mencatatkan tingkat kepuasan sebesar 31,3 persen. Sebanyak 51,1 persen responden menyatakan tidak puas, sedangkan 17,9 persen lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.

Menurut Taufik, berbagai bencana yang terjadi di Indonesia serta kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian masyarakat. Dampak karhutla bahkan turut dirasakan oleh negara-negara tetangga.

Survei IndocPolls dilakukan pada 15-20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden yang mewakili 38 provinsi. Wawancara dilakukan secara tatap muka menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Topik Menarik