BNPB Sebut Titik Api Karhutla di Papua Selatan Turun 78 Persen, Kini Tersisa 65
JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut sebaran titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Papua Selatan menurun signifikan. Berdasarkan data per Kamis (29/10/2026), jumlah titik api tercatat sebanyak 65 titik, turun dari sebelumnya 295 titik.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan mengatakan, pihaknya turut mendukung upaya pemadaman karhutla di wilayah tersebut. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui operasi modifikasi cuaca (OMC).
"Saat ini yang dilaporkan kepada kami ada 161 hektar yang terbakar, dan kami juga melakukan 10 sorti untuk menyampaikan 10.000 kg NaCl," ucap Berton dalam konferensi pers secara virtual, Kamis (29/10/2026).
Berton menambahkan, penurunan jumlah titik api mencapai 78 persen dibandingkan periode sebelumnya. Meski demikian, upaya penanganan karhutla masih terus dilakukan.
"Dan saat ini bisa kami sampaikan, dari hari-hari sebelumnya, turun signifikan titik api sebesar 78 persen. Tadinya titik api sebesar 295, saat ini kita dapati ada 65 titik," tuturnya.
Dia mengingatkan kondisi cuaca masih menjadi tantangan dalam penanganan karhutla di Papua Selatan. Menurutnya, fenomena El Nino yang disebutnya sangat kuat meningkatkan kerawanan kebakaran di wilayah tersebut.
Selain itu, Berton menyoroti potensi asap lintas batas dari Papua Nugini yang turut mencapai Papua Selatan.
"Dan tentu kami juga menyampaikan, El Nino saat ini sangat kuat dan Papua Selatan sangat rawan terhadap terbakar, serta asap lintas batas dari Papua Nugini juga datang ke Papua Selatan," ucapnya.









