Liverpool Bidik 4 Gelandang untuk 2027, Pemain Dortmund Masuk Radar Iraola
JAKARTA, iNews.id - Liverpool mulai menyusun rencana perombakan lini tengah untuk 2027 dengan membidik sejumlah pemain, termasuk gelandang Borussia Dortmund, Felix Nmecha. Pelatih Andoni Iraola disebut menyukai pemain serbabisa tersebut, meski Nmecha belum menjadi prioritas utama dalam daftar belanja klub.
Menurut laporan jurnalis Sky Sports, Florian Plettenberg, petinggi Liverpool juga menaruh minat kepada Nmecha. Namun, berdasarkan informasi yang tersedia, belum ada kepastian mengenai langkah konkret The Reds untuk merekrut gelandang berusia 26 tahun itu.
Sebelumnya, sumber Givemesport mengungkapkan Liverpool memantau tiga gelandang untuk memperkuat skuad pada 2027. Mereka adalah Alex Scott dari Bournemouth, Lamine Camara yang bermain untuk AS Monaco, serta Manu Kone dari AS Roma.
Alex Scott menjadi salah satu nama yang menarik perhatian Liverpool. Pelatih Andoni Iraola disebut sudah mengenal gelandang asal Inggris tersebut karena pernah bekerja bersama dia di Bournemouth. Keduanya juga diketahui memiliki hubungan dekat.
Namun, Liverpool tidak akan mudah mendapatkan Scott. Chelsea turut memburu tanda tangan pemain tersebut dan kini dikabarkan percaya diri bisa memenangkan persaingan transfer.
Sebelumnya, Bournemouth diperkirakan tidak akan melepas Scott pada bursa transfer Januari kecuali ada klub yang bersedia membayar lebih dari 100 juta poundsterling atau sekitar Rp2,42 triliun.
Meski demikian, pendirian Bournemouth disebut berpotensi berubah setelah Scott mengalami cedera baru-baru ini. Klub asal pesisir selatan Inggris itu masih mungkin mempertimbangkan penjualan apabila posisi mereka di klasemen Liga Inggris cukup aman. Situasi tersebut dapat memengaruhi peluang Liverpool maupun Chelsea untuk merekrut sang gelandang.
Lamine Camara dan Manu Kone Jadi Alternatif
Selain Scott, Liverpool juga mengincar Lamine Camara. Givemesport melaporkan Liverpool telah memberi tahu gelandang asal Senegal tersebut pada hari terakhir bursa transfer jika namanya masuk daftar kandidat utama untuk 2027 apabila kepindahannya ke Chelsea gagal terwujud. Transfer Camara ke Chelsea pada akhirnya memang tidak terjadi.
Sementara itu, Manu Kone dinilai memiliki kualitas yang menarik setelah tampil menonjol bersama Prancis di Piala Dunia 2026. Prancis mengakhiri turnamen dengan kekalahan dari Inggris dalam pertandingan perebutan tempat ketiga. Kone juga telah membangun reputasi sebagai salah satu gelandang terbaik di posisinya di Serie A.
Persaingan mendapatkan gelandang baru berkaitan dengan kebutuhan Liverpool memperkuat sejumlah opsi di sektor tengah. Saat ini, pilihan gelandang tengah yang tercantum dalam laporan tersebut meliputi Alexis Mac Allister, Ryan Gravenberch, Dominik Szoboszlai, Trey Nyoni, dan James McConnell.
Di antara sejumlah nama yang dipantau, Felix Nmecha menjadi opsi menarik karena kemampuannya bermain di berbagai posisi lini tengah. Meski belum masuk kategori target prioritas, kualitas pemain Dortmund itu dinilai sesuai dengan kebutuhan tim yang menginginkan gelandang fleksibel.
Felix Nmecha Dinilai Punya Kemampuan Lengkap
Nmecha tampil mengesankan bersama Borussia Dortmund selama beberapa musim terakhir. Namanya semakin mendapat perhatian di panggung internasional setelah memperlihatkan performa kuat bersama tim nasional Jerman pada Piala Dunia 2026.
Gelandang berusia 26 tahun itu mencetak satu gol dan menyumbang dua assist dalam dua pertandingan pertama Jerman di fase grup. Namun, perjalanan timnas Jerman terhenti setelah mereka disingkirkan Paraguay pada babak 32 besar.
Penampilan Nmecha juga mendapat pujian dari sejumlah pengamat sepak bola Inggris, termasuk Gary Neville dan Ian Wright. Neville menilai performa sang pemain dapat meningkatkan nilai transfernya.
“Semakin sering dia bermain seperti yang dia tunjukkan malam itu, semakin mahal harganya nanti.”
“Dia tampil luar biasa malam itu. Dia terlihat memiliki segalanya.”
Ian Wright juga menyoroti kemampuan Nmecha dalam membawa bola melewati lini lawan, masuk ke kotak penalti, serta menempati beberapa posisi berbeda di lini tengah.
“Ketika melihat dia, dia mampu menembus lini lawan, masuk ke kotak penalti, dan dia memiliki Kimmich untuk masuk mengisi posisinya,” kata Wright.
“Dia bisa bermain sebagai gelandang nomor 8 atau nomor 10. Kita bisa melihat dia mampu menyelesaikan peluang, dan kita bisa memahami mengapa banyak klub tertarik kepadanya. Dia memiliki segalanya.”
Kemampuan bermain sebagai gelandang bertahan maupun pemain yang lebih menyerang juga pernah mendapat pengakuan dari mantan pelatih Dortmund, Nuri Sahin. Sahin menggambarkan Nmecha sebagai pemain impian karena fleksibilitasnya menjalankan berbagai peran di lini tengah.
Mantan direktur olahraga Dortmund, Sebastian Kehl, turut menyoroti kekuatan fisik, kecepatan, dan kemampuan teknis Nmecha. Kombinasi atribut tersebut dinilai dapat membantunya beradaptasi dengan tuntutan Liga Inggris yang mengandalkan intensitas tinggi.
Meski demikian, harga transfer berpotensi menjadi hambatan besar. Dortmund dikabarkan meminta 120 juta euro atau sekitar 100 juta poundsterling untuk Nmecha pada bursa transfer musim panas. Jika angka 100 juta poundsterling itu masih berlaku, Liverpool harus menyiapkan dana sekitar Rp2,42 triliun.
Iraola dikenal menyukai pemain yang mampu mengisi beberapa posisi. Dari sisi karakter permainan, Nmecha berpotensi menawarkan fleksibilitas lebih luas dibandingkan Scott karena dapat dimainkan di berbagai peran lini tengah.
Scott tetap memiliki kualitas yang sudah diperlihatkan bersama Bournemouth dan timnas Inggris. Dia juga tampil dalam kemenangan telak Inggris 7-0 atas Kroasia pada bulan ini. Namun, laporan tersebut menilai Nmecha memiliki keunggulan dari segi kelengkapan atribut dan fleksibilitas.
Untuk saat ini, Liverpool masih memiliki beberapa kandidat gelandang yang dipantau menjelang 2027. Nmecha masuk dalam pertimbangan petinggi klub, tetapi belum menjadi prioritas utama. Keputusan akhir akan bergantung pada kebutuhan skuad, persaingan dengan klub lain, dan biaya transfer yang harus disiapkan.









