Kisah An Se Young, Ratu Bulu Tangkis Dunia yang Nyaris Sempurna Sepanjang 2026

Kisah An Se Young, Ratu Bulu Tangkis Dunia yang Nyaris Sempurna Sepanjang 2026

Olahraga | okezone | Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:50
share

TUNGGAL putri Korea Selatan, An Se Young, semakin mengukuhkan posisinya sebagai penguasa mutlak jagat bulu tangkis dunia. Meski sempat terganggu masalah cedera, pebulu tangkis berusia 24 tahun tersebut sukses mengamankan gelar juaranya yang ke-10 di 2026 ini.

Gelar tersebut diraih usai mengandaskan perlawanan wakil India, PV Sindhu, lewat pertarungan rubber game di partai puncak French Open 2026. Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 50 pertandingan beruntun.

Keberhasilan mempertahankan konsistensi di tengah keterbatasan fisik membuktikan ketangguhan mental sang ratu bulu tangkis. Cedera tendon Achilles kanan yang didapatnya pada Denmark Open 2026 sepekan sebelumnya tidak menghalanginya untuk terus mengukir tinta emas.

Tampil dengan balutan perban tebal di kaki kanannya, pemain nomor satu dunia itu sempat tertinggal di set pertama sebelum akhirnya bangkit dan mengunci kemenangan 16-21, 21-11, 21-12.

Hasil manis ini menandai gelar French Open ketiga secara beruntun bagi An Se Young, sekaligus trofi keempatnya di ajang tersebut setelah sebelumnya berturut-turut menjuarai edisi 2019, 2024, dan 2025.

An Se Young. (Foto: Instagram/a_sy_2225)

1. Tampil Luar Biasa

Sepanjang tahun ini, An Se Young mencatatkan rekor fantastis dengan memenangi 66 dari 67 laga resmi, yang setara dengan tingkat kemenangan 98,5 persen. Satu-satunya kekalahan yang dialaminya terjadi saat berhadapan dengan wakil China, Wang Zhiyi, di final All England 2026 pada Maret lalu.

Dalam laga final French Open 2026 melawan Sindhu, An Se Young sempat tertekan oleh permainan agresif lawan yang mengamankan set pertama 21-16. Namun, ia dengan cepat mengubah taktik, menaikkan tempo permainan, dan meruntuhkan pertahanan Sindhu hingga menyegel kemenangan dalam tempo 61 menit.

 

Ujian fisik An Se Young sejatinya sudah terasa sejak babak semifinal saat berhadapan dengan wakil Jepang, Nozomi Okuhara. Kala itu, ia harus berjuang ekstra keras melewati laga sengit sebelum menang 21-12, 21-19.

An Se Young mengakui bahwa kondisi fisiknya membuat turnamen kali ini menjadi salah satu ujian terberat dalam kariernya.

"Rasa sakitnya masih dalam tingkat yang bisa saya toleransi, jadi saya terus bermain," ungkap An Se Young usai laga, dikutip dari New Straits Times, Rabu (28/10/2026).

An Se Young

2. Mengejar Rekor Baru

An Se Young dijadwalkan masih akan tampil di sekira tiga turnamen tersisa hingga akhir tahun, termasuk ajang bergengsi BWF World Tour Finals 2026.

Jika mampu menambah dua gelar lagi, ia akan melampaui rekor pribadinya yang mengemas 11 gelar dalam satu musim pada tahun lalu. Dengan total 48 gelar karier yang telah dikantongi usai melewati rekor legenda Indonesia Susi Susanti (46 gelar), An Se Young kini berpeluang besar menyentuh milestone 50 gelar karier sebelum tahun berganti.

Topik Menarik