Marc Marquez Ngaku Takkan Gunakan Media untuk Menyerang Lawan, Sentil Valentino Rossi?
MARC Marquez mengaku tidak akan pernah menggunakan media untuk menyerang siapapun, termasuk lawan-lawannya. Walau begitu, bukan berarti sang pembalap sama sekali tidak melihat sisi positif dari media.
Hal itu diungkapkan Marquez dalam sebuah wawancara bersama Autosport. Potongan video tersebut viral di media sosial, terutama berdekatan dengan peringatan 11 tahun insiden di Sirkuit Internasional Sepang, Selangor, Malaysia.
1. Tuduhan
Ketika itu, Valentino Rossi terang-terangan menuduh Marquez hendak membantu Jorge Lorenzo jadi juara dunia. Hal itu disampaikan The Doctor di sesi konferensi pers jelang pekan balapan.
Tuduhan itu diduga jadi penyebab Marquez mengganggu Rossi sepanjang balapan di Sirkuit Internasional Sepang. Sampai akhirnya, muncullah insiden tendangan maut yang masih diingat hingga 11 tahun kemudian.
2. Tidak akan Menggunakan Media
Momen itu membuat Marquez mendapat citra negatif nyaris di sepanjang kariernya. Pria kelahiran Cervera tersebut bak sosok penjahat di mata penggemar balap motor, utamanya fans Rossi.
Kini, Marquez mengaku tidak akan menggunakan media untuk menyerang lawan. Pun begitu, ia tetap akan memanfaatkan eksposur untuk keuntungan sendiri.
“Tentu saja, jika Anda punya power, itu karena Anda melakukan hal-hal yang benar di masa lalu, bukan saat ini. Tapi, saya tidak akan pernah menggunakan kekuatan media untuk melukai siapapun,” kata Marquez, dikutip dari Crash, Rabu (28/10/2026).
“Saya akan, mungkin akan menggunakan (media) untuk keuntungan saya sendiri, dan saya sudah melakukannya,” sambung juara dunia MotoGP tujuh kali tersebut.
“Saya tidak akan bilang itu keuntungan mental, ekonomi, atau hanya untuk keuntungan pribadi saya, untuk berusaha tenang, tapi tidak (untuk) menyakiti seseorang,” tandasnya.
Persib dan Borneo FC Tampil di ASEAN Club Championship, MNC Group Siapkan Tayangan Gratis!
Saat ini, Marquez akan fokus menatap seri ke-19 MotoGP 2026. Balapan bertajuk MotoGP Malaysia 2026 tersebut digelar di Sirkuit Internasional Sepang, 30 Oktober hingga 1 November.









