Tak Mau Kalah dari Veda Ega Pratama, Hakim Danish Siap Bangkit di Moto3 Malaysia 2026
KUALA LUMPUR – Pembalap asal Malaysia, Hakim Danish, menatap seri Moto3 Malaysia 2026 dengan motivasi berlipat ganda. Rookie yang membela tim Aeon Credit-MT Helmets-MSI ini bertekad untuk kembali menemukan performa terbaiknya setelah mengalami masa-masa sulit pada paruh kedua musim.
Perjalanan Danish pada awal musim sejatinya berjalan sangat menjanjikan. Pembalap berusia 19 tahun tersebut sukses meraih podium ketiga di Mugello serta mencatatkan kemenangan perdana di ajang Grand Prix saat berlaga di Sirkuit Brno pada bulan Juni lalu.
Namun, grafik penampilannya menurun signifikan selepas jeda musim panas. Dari sekian banyak balapan yang dijalani, Danish tercatat hanya satu kali mampu menembus posisi sepuluh besar, yakni saat mengakhiri balapan di peringkat kesembilan di Red Bull Ring bulan lalu.
Tren kurang memuaskan tersebut berlanjut pada seri Asutralia pekan lalu, di mana ia harus puas memulai kualifikasi dari urutan ke-23. Sementara pesaing utamanya dari Indonesia, Veda Ega Pratama, justru berhasil menjadi yang tercepat di sesi kualifikasi hingga berhak meraih poli position.
Beruntung bagi Danish, balapan utama di Australia akhirnya dibatalkan akibat kendala jarak pandang yang buruk di lintasan. Sehingga rival-rival Hakim Danish yang memiliki posisi start dan performa yang lebih baik, pada akhirnya juga gagal membawa pulang poin dari GP Australia.
1. Motivasi Berlipat
Menghadapi seri kandang, pembalap kelahiran Terengganu ini menegaskan kesiapannya untuk memberikan hasil terbaik bagi para pendukungnya. Ia mengaku sangat antusias dan tidak sabar untuk segera mengaspal di hadapan publik sendiri akhir pekan ini.
"Ini adalah pekan balapan kandang saya, dan saya sangat senang serta bersemangat untuk bersaing di GP Malaysia,. Saya tentu merasa jauh lebih termotivasi untuk bertanding dan sudah tidak sabar untuk turun ke lintasan akhir pekan ini,” jelas Hakim Danish, dikutip dari New Straits Times, Rabu (28/10/2026).
Danish menaruh harapan besar agar bisa menjaga konsistensi penampilannya sejak sesi latihan hingga balapan utama.
Segini Hadiah Uang yang Diterima Petenis Indonesia Aldila Sutjiadi Usai Juara Singapore Open 2026
"Tentu saja, saya ingin memberikan yang terbaik untuk tim, Malaysia, keluarga saya, dan semua orang yang telah mendukung saya. Saya berharap bisa tampil optimal sepanjang akhir pekan," tambahnya.
2. Punya Modal Manis
Pengenalan yang mendalam terhadap Sirkuit Sepang menjadi modal berharga bagi Danish. Pengalaman tampil sebagai pembalap wildcard Moto3 di sirkuit yang sama pada musim lalu turut memberikan dorongan kepercayaan diri tambahan baginya.
Pada debutnya di Sepang tahun lalu, Danish sempat mencuri perhatian dengan menembus kualifikasi kedua (Q2) dan bersaing di kelompok sepuluh besar. Sayangnya, nasib naas menghampiri ketika ia terpaksa mundur lima lap menjelang garis finis akibat masalah teknis pada motornya.
Saat ini, Danish menduduki peringkat kesembilan klasemen sementara kelas lightweight dengan perolehan 103 poin. Ia tertinggal delapan angka dari Veda Ega yang kini menguasai posisi kedelapan.









