Gawat! Iran Ancam Potong 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz

Gawat! Iran Ancam Potong 7 Kabel Internet Bawah Laut di Selat Hormuz

Terkini | inews | Rabu, 21 Oktober 2026 - 03:05
share

TEHERAN, iNews.id - Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengancam akan memutus tujuh kabel internet bawah laut yang membentang di dasar Selat Hormuz. Pemutusan akses internet akan menjadi senjata baru Iran dalam perang melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

“Tujuh kabel internet utama membentang di bawah Selat Hormuz,” kata Juru Bicara IRGC Hossein Mohebbi, seraya mengeklaim semua lalu lintas data internet dan komersial dikirim melalui kabel-kabel tersebut, seperti dikutip dari stasiun televisi pemerintah Iran IRIB, Rabu (21/10/2026).

“Kami hanya ingin mereka tahu bahwa target baru akan diungkapkan. Senjata baru akan diungkapkan,” katanya, memperingatkan.

Dia juga bersumpah untuk mengusir sisa-sisa kekuatan AS yang masih berada di Timur Tengah.

Mohsen Rezaei, sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, sebelumnya mengatakan miluternya bisa saja menargetkan kabel internet bawah laut, pusat data, dan fasilitas kecerdasan buatan (AI) yang terkait dengan AS, jika perang pecah kembali.

“Kami belum memasukkan aset-aset ini ke dalam target,” kata Rezaei, seraya memperingatkan infrastruktur tersebut mudah dihancurkan jika konflik berlanjut.

AS dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Hingga kini perang belum berakhir, bahkan belum ada tanda-tanda Iran dan AS kembali ke meja perundingan.

Iran memblokade Selat Hormuz sejak pecahnya perang, membatasi lalu lintas kapal tanker dan kargo untuk melintasi jalur perairan strategis tersebut. Tak heran, Selat Hormuz menjadi titik penting negosiasi kedua pihak.

Selain itu Iran maupun AS saling mengeklaim sebagai pihak yang mengendalikan jalur tersebut.

Topik Menarik