Jadwal Haji 2027 Resmi Ditetapkan, Jemaah Masuk Asrama Mulai 10 April
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Haji dan Umrah menetapkan jadwal perjalanan ibadah haji 2027, dengan jemaah mulai masuk asrama pada 10 April 2027. Keputusan ini menjadi pedoman penyelenggaraan haji, mulai dari keberangkatan ke Arab Saudi, pelaksanaan puncak ibadah, hingga kepulangan ke Tanah Air.
Sekretaris Jenderal Kementerian Haji dan Umrah, Teguh Dwi Nugroho, mengatakan kepastian jadwal diperlukan agar seluruh tahapan penyelenggaraan haji dapat dipersiapkan secara terencana dan terkoordinasi.
“Penyelenggaraan haji merupakan kerja besar yang membutuhkan kesiapan sejak jauh hari. Jadwal perjalanan ini menjadi pedoman bagi seluruh pihak untuk menyelaraskan perencanaan, mobilisasi, dan pelayanan jemaah, sehingga setiap tahapan dapat berjalan tertib,” ujar Teguh di Jakarta, Selasa (20/10/2026).
Jadwal tersebut ditetapkan melalui Keputusan Direktur Jenderal Pelayanan Haji Nomor 26 Tahun 2026 tentang Rencana Perjalanan Haji Tahun 1448 Hijriah/2027 Masehi. Keputusan itu ditetapkan di Jakarta pada 29 September 2026.
Dalam ketentuan tersebut, pemberangkatan jemaah dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama berangkat dari Indonesia menuju Madinah mulai 11 April 2027, sedangkan gelombang kedua menuju Jeddah dimulai pada 26 April 2027.
Operasional pemberangkatan berlangsung selama 30 hari, dengan masing-masing gelombang berjalan selama 15 hari. Pemberangkatan gelombang pertama berakhir pada 25 April 2027, sementara gelombang kedua berakhir pada 10 Mei 2027.
Jadwal Puncak Ibadah Haji 2027
Jemaah dijadwalkan bergerak dari Makkah menuju Arafah pada 14 Mei 2027. Sehari setelahnya, tepatnya 15 Mei 2027, jemaah melaksanakan wukuf di Arafah.
Rangkaian ibadah dilanjutkan dengan Iduladha pada 16 Mei 2027 dan hari-hari Tasyrik pada 17–19 Mei 2027.
Jadwal Pemulangan Jemaah Haji 2027
Pemulangan jemaah juga dibagi menjadi dua gelombang. Gelombang pertama dari Makkah melalui Bandara Internasional King Abdul Aziz di Jeddah menuju Indonesia dimulai pada 21 Mei 2027.
Sementara itu, pemulangan gelombang kedua dari Madinah melalui Bandara Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz dimulai pada 5 Juni 2027.
Operasional pemulangan berlangsung selama 30 hari, dengan masing-masing gelombang mendapat alokasi 15 hari. Kedatangan jemaah gelombang pertama di Indonesia dijadwalkan pada 21 Mei hingga 4 Juni 2027. Adapun gelombang kedua dijadwalkan tiba mulai 5 Juni hingga 20 Juni 2027.
Dalam rencana tersebut, rata-rata masa tinggal jemaah di Arab Saudi diperkirakan berlangsung selama 38–40 hari. Penyusunan jadwal mengacu pada kalender Ummul Quro Arab Saudi serta mencakup tahapan pemberangkatan, pelaksanaan ibadah, dan pemulangan.
Teguh menegaskan, penetapan jadwal harus diikuti kesiapan seluruh unsur penyelenggara, termasuk koordinasi layanan di embarkasi serta pengaturan pergerakan jemaah selama berada di Arab Saudi.
“Yang perlu dipastikan bukan hanya jadwalnya tersedia, tetapi seluruh unsur penyelenggara memahami tahapan dan tanggung jawabnya. Setiap proses harus dipersiapkan dengan cermat karena menyangkut perjalanan ibadah dan keselamatan jemaah,” katanya.
Jadwal ini menjadi acuan bagi unit kerja Kementerian Haji dan Umrah serta pihak terkait dalam mempersiapkan penyelenggaraan haji 1448 H/2027 M. Namun, penyesuaian dapat dilakukan apabila terdapat perubahan tanggal Hijriah atau jadwal penyelenggaraan dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi yang berdampak pada rencana perjalanan jemaah.
Ringkasan Jadwal Haji 2027:
- Jemaah masuk asrama haji 10 April 2027
- Awal pemberangkatan gelombang I ke Madinah 11 April 2027
- Akhir pemberangkatan gelombang I 25 April 2027
- Awal pemberangkatan gelombang II ke Jeddah 26 April 2027
- Akhir pemberangkatan gelombang II 10 Mei 2027
- Pergerakan ke Arafah 14 Mei 2027
- Wukuf di Arafah 15 Mei 2027
- Iduladha 16 Mei 2027
- Hari Tasyrik 17-19 Mei 2027
- Awal pemulangan gelombang I 21 Mei 2027
- Awal pemulangan gelombang II 5 Juni 2027
- Akhir kedatangan gelombang II di Indonesia 20 Juni 2027









