Warren Buffett Resmi Pamit dari Berkshire Hathaway, Putranya Jadi Pengganti

Warren Buffett Resmi Pamit dari Berkshire Hathaway, Putranya Jadi Pengganti

Terkini | inews | Minggu, 20 September 2026 - 21:05
share

OMAHA, iNews.id - Orang terkaya ke-10 di dunia, Warren Buffett resmi mundur dari posisinya sebagai Chairman Berkshire Hathaway pada usia 96 tahun. Posisi selanjutnya akan diisi putranya, Howard Buffett.

Berkshire Hathaway mengumumkan keputusan tersebut melalui pernyataan kepada para investor. Buffett akan mendapat jabatan baru sebagai Chairman Emeritus sebagai bentuk penghargaan atas kontribusinya yang luar biasa terhadap perusahaan.

Meski tidak lagi menjadi chairman, Buffett tetap duduk di jajaran dewan direksi Berkshire Hathaway. Dia juga akan terus memberikan pandangan dan pertimbangan kepada perusahaan.

Melansir Forbes, Berkshire Hathaway mengatakan bahwa pengangkatan Howard Buffett sebagai chairman baru merupakan bagian dari rencana suksesi yang telah disiapkan perusahaan sejak lama.

Pergantian ini terjadi kurang dari setahun setelah Buffett juga meninggalkan posisi Chief Executive Officer (CEO) Berkshire Hathaway. Greg Abel kemudian mengambil alih jabatan CEO tersebut pada awal 2026.

Abel memuji pendahulunya dengan mengatakan kontribusi Buffett terhadap Berkshire Hathaway tidak tertandingi dalam sejarah dunia bisnis Amerika.

Pengumuman tersebut disertai surat Buffett kepada para pemegang saham Berkshire Hathaway. Dalam surat itu, Buffett menceritakan perayaan ulang tahunnya yang ke-96 bersama keluarga sekaligus menyinggung lebih dari enam dekade yang telah dia habiskan bersama perusahaan.

Buffett juga memuji kinerja Greg Abel sejak mengambil alih posisi CEO.

"Harapan saya terhadapnya sejak awal sangat tinggi, dan dia telah melampauinya. Dia telah mengambil alih pekerjaan Chief Executive Officer dalam segala hal. Dia sudah membuat keputusan-keputusan penting selama beberapa waktu dan saya tidak perlu berpikir dua kali mengenai keputusan tersebut," ucap Buffett dalam suratnya.

Buffett menyebut, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menyelesaikan proses transisi kepemimpinan. Dia juga menyoroti pengalaman Howard Buffett yang telah lebih dari 33 tahun menjadi anggota dewan Berkshire Hathaway.

Menurutnya, Abel akan menjalankan perusahaan, sedangkan Howard akan bertugas menjaga budaya dan nilai-nilai Berkshire Hathaway.

"Anggap Howard sebagai kebijakan yang dimiliki para pemegang saham dan mereka berharap tidak pernah perlu menggunakannya," katanya. 

Buffett menutup surat tersebut dengan menyinggung usia dan perjalanan panjangnya bersama Berkshire Hathaway.

"Waktu selalu menang. Namun, dia telah bermurah hati kepada saya. Dia memberi saya kesempatan untuk melihat Berkshire mencapai titik di mana saya semakin yakin dengan apa yang akan terjadi ke depan," ucapnya.

Forbes memperkirakan kekayaan Buffett mencapai 144,7 miliar dolar AS atau setara Rp2.577 triliun. Angka tersebut menempatkannya sebagai orang terkaya ke-10 di dunia versi Forbes.

Buffett juga berada di peringkat ke-10 dalam daftar Forbes 400 orang terkaya di Amerika Serikat (AS) 2026 yang diterbitkan pada pekan ini.

Di luar dunia bisnis, Buffett dikenal sebagai salah satu filantropis terbesar di dunia. Forbes menempatkannya di posisi teratas dalam daftar 25 orang Amerika paling dermawan.

Hingga Februari 2026, Buffett telah menyumbangkan sekitar 68,3 miliar dolar AS untuk berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 32 persen dari total kekayaannya.

Buffett juga berkomitmen memberikan lebih dari 99 persen kekayaan pribadinya untuk kegiatan filantropi.

Pada 2010, Buffett bersama pendiri Microsoft Bill Gates dan mantan istrinya, Melinda French Gates, mendirikan Giving Pledge. Inisiatif tersebut mengajak para miliarder untuk menyumbangkan setidaknya setengah dari kekayaan mereka untuk kegiatan amal.

Topik Menarik