Zaskia Adya Mecca Turun Langsung ke Karhutla Kalimantan, Jadi Relawan Bantu Warga

Zaskia Adya Mecca Turun Langsung ke Karhutla Kalimantan, Jadi Relawan Bantu Warga

Gaya Hidup | inews | Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:18
share

JAKARTA, iNews.id - Artis Zaskia Adya Mecca turun langsung ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan untuk membantu warga terdampak. Tidak hanya menyaksikan kondisi di lapangan, dia juga mendengar langsung cerita perjuangan masyarakat yang berupaya memadamkan api secara mandiri demi melindungi lingkungan dan permukiman mereka.

Kehadiran Zaskia Adya Mecca di lokasi karhutla dibagikan melalui video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada Senin (19/10/2026). Dalam video tersebut, dia memperlihatkan salah satu titik kebakaran yang berada tidak jauh dari bandara tempatnya tiba.

Baru sampai di lokasi, Zaskia mengaku sudah merasa emosional setelah mendengar cerita tentang perjuangan warga. Dia tidak menyangka masyarakat setempat harus berupaya memadamkan api setiap hari dengan perlengkapan dan dukungan operasional yang terbatas.

"Oke guys, aku baru sampai di satu titik. Ini baru dari airport sebenarnya dekat banget, cuman dengar ceritanya, Huh, nggak kuat banget," ujar Zaskia, dikutip Selasa (20/10/2026).

Salah satu hal yang menjadi perhatiannya adalah keberadaan relawan mandiri yang secara sukarela membantu memadamkan kebakaran. Mereka turun ke lapangan tanpa menerima bayaran, bahkan harus mengeluarkan uang pribadi untuk memenuhi kebutuhan operasional.

Zaskia mengungkapkan, para relawan mengumpulkan uang bersama untuk membeli bensin yang digunakan mengoperasikan mesin pompa air. Nominalnya beragam, mulai dari Rp10.000, Rp15.000, hingga Rp20.000.

"Jadi, di sini ada masyarakat yang sebagai relawan mandiri, mereka ikut madamin setiap hari. Dan tahu nggak, buat beli bensin, buat ngidupin mesin ya, mereka itu patungan dari uang mereka masing-masing: Rp10.000, kadang Rp15.000, Rp20.000," katanya.

Menurut Zaskia, para relawan menghadapi keterbatasan dukungan, termasuk perlengkapan keselamatan. Mereka tetap berusaha membantu memadamkan api karena kebakaran sudah menjalar hingga mendekati kawasan tempat tinggal warga.

"Jadi emang karena nggak ada support, ya mereka bener-bener mandiri tanpa APD lengkap. Ya karena mereka bilang harus ngejaga dari sekitar," tuturnya.

Dalam video tersebut, Zaskia juga memperlihatkan mesin pompa air yang digunakan untuk membantu proses pemadaman. Dia menyoroti bagaimana warga harus berjuang menjaga lingkungan dan permukiman mereka di tengah kondisi yang tidak mudah.

"Karena ini sudah sampai ke dekat-dekat pemukiman warga gitu," ujarnya.

Bagi Zaskia, upaya warga tersebut menjadi gambaran beratnya perjuangan menghadapi karhutla. Mereka harus menyisihkan uang sendiri untuk membeli bahan bakar, sementara kebutuhan perlengkapan keselamatan juga belum terpenuhi secara lengkap.

"Jadi yang bikin terharu, mereka relawan mandiri, mereka nggak digaji. Bahkan mereka untuk memadamkan, untuk mereka butuh bahan bakar, mereka patungan, dan tidak dalam kondisi berlebih gitu, jadi dalam kondisi yang terbatas juga," ungkapnya.

Zaskia mengaku baru mendatangi satu titik kebakaran, tetapi sudah merasa berat melihat situasi dan mendengar cerita warga. Dia pun membayangkan perjuangan masyarakat yang harus menghadapi karhutla selama berbulan-bulan, terutama di wilayah lain yang disebut memiliki titik kebakaran lebih parah.

"Baru satu titik sudah berat banget. Berbulan-bulan mereka gini kayak... apalagi nyampe Palangkaraya nih yang titiknya lebih berat," kata Zaskia.

Keterlibatan Zaskia di lokasi karhutla menjadi bagian dari upayanya membantu masyarakat yang terdampak kebakaran di Kalimantan. Melalui unggahannya, dia turut memperlihatkan perjuangan warga yang secara sukarela turun ke lapangan untuk memadamkan api meski menghadapi keterbatasan biaya, peralatan, dan perlindungan diri.

Topik Menarik