IHSG Awal Pekan Dibuka Merosot 4,31 Persen ke 4.961, Seluruh Sektor di Zona Merah
JAKARTA, iNews.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka lesu pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (19/10/2026). Indeks terkoreksi 4,31 persen ke level 4.961.
Volume transaksi tercatat di angka 1,17 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,2 triliun. Adapun, frekuensi perdagangan mencapai sekitar 80,2 ribu kali transaksi.
Sebanyak 80 saham menguat, 542 saham melemah, dan 341 saham lainnya stagnan. Sementara itu, kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp8,8 triliun.
Dari jajaran saham dengan kenaikan tertinggi atau top gainers, Guna Timur Raya (TRUK) memimpin dengan penguatan 24,84 persen. Selanjutnya, Tempo Intimedia (TMPO) naik 15,91 persen, sementara Bank Oke Indonesia (DNAR) menguat 12,82 persen.
Di sisi lain, tiga saham yang mencatatkan penurunan terbesar atau top losers dipimpin Express Transindo Utama (TAXi) yang melemah 33,33 persen. Berikutnya, Bumi Teknokultura Unggul (BTEK) turun 33,33 persen, dan Transkon Jaya (TRJA) terkoreksi 7,00 persen.
Dari sisi sektoral, sektor energi turun 4,02 persen, sektor barang konsumen primer atau non-siklikal turun 2,65 persen, sedangkan sektor barang konsumen siklikal turun 3,69 persen.
Sektor keuangan juga berada di zona merah dengan pelemahan 2,63 persen. Kemudian, sektor infrastruktur turun 5,19 persen, sektor properti turun 2,58 persen, dan sektor bahan baku turun 5,88 persen.
Sektor transportasi dan logistik melemah 0,75 persen, sektor industri turun 5,19 persen. Sementara sektor teknologi turun 2,30 persen dan sektor kesehatan turun 2,20 persen.










