Daftar Harga BBM Pertamina 19 Oktober 2026 Lengkap di SPBU Seluruh Indonesia

Daftar Harga BBM Pertamina 19 Oktober 2026 Lengkap di SPBU Seluruh Indonesia

Terkini | inews | Senin, 19 Oktober 2026 - 07:11
share

TEHERAN, iNews.id - Menteri Pertahanan (Menhan) baru Iran Mehrdad Akhlaqi Ketabchi menegaskan negaranya telah menyiapkan langkah-langkah untuk menghadapi kemungkinan penggunaan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB) atau dijuluki "Ibu dari Segala Bom" oleh Amerika Serikat (AS).Menteri Pertahanan (Menhan) baru Iran Mehrdad Akhlaqi Ketabchi menegaskan negaranya telah menyiapkan langkah-langkah untuk menghadapi kemungkinan penggunaan bom GBU-43/B Massive Ordnance Air Blast (MOAB) atau dijuluki "Ibu dari Segala Bom" oleh Amerika Serikat (AS).

Akhlaqi bahkan memperingatkan Presiden AS Donald Trump agar mempertimbangkan risiko yang bakal dihadapi pasukan militernya di Timur Tengah jika Washington benar-benar menjatuhkan bom tersebut ke Iran.

"Kami telah melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk menangkal tindakan tersebut dan terus melanjutkan tugas kami dengan penuh percaya diri," kata Akhlaqi kepada wartawan, seperti dikutip dari Anadolu, Senin (19/10/2026).

Dia juga melontarkan ancaman langsung kepada Trump dengan memperingatkan potensi jatuhnya korban di kalangan tentara AS jika bom tersebut digunakan.

"Jika dia menjatuhkan satu bom, dia harus melihat berapa banyak pasukannya yang harus dia keluarkan dari wilayah tersebut secara horizontal," ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Akhlaqi setelah parlemen Iran menyetujuinya sebagai menhan baru pada Minggu (18/10/2026). Dia menggantikan Aziz Nasirzadeh yang tewas akibat serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026.

Akhlaqi mengeklaim, persiapan pertahanan Iran menjadi salah satu alasan Washington sejauh ini menahan diri untuk tidak menggunakan bom tersebut. Namun, dia memperingatkan bahwa situasi bisa berubah jika ancaman AS benar-benar diwujudkan menjadi serangan.

Sebelum pemungutan suara di parlemen, Akhlaqi juga menegaskan Iran akan memberikan pembalasan yang mengejutkan dan luas jika AS dan Israel kembali menyerang negaranya.

"Jika musuh Amerika-Zionis melakukan kesalahan perhitungan sekali lagi, pembalasan bangsa Iran dan para pejuang Islam akan mengejutkan dan luas," katanya.

Topik Menarik