Daftar 5 Orang Terkaya di Afrika, Kekayaan Nomor 1 Unggul Jauh
JAKARTA, iNews.id - Aliko Dangote semakin mengukuhkan posisinya sebagai orang terkaya di Afrika dengan kekayaan mencapai 51,7 miliar dolar AS atau setara Rp928,19 triliun (kurs Rp17.954 per dolar AS). Kekayaannya kini melampaui gabungan harta empat miliarder lain yang masuk dalam daftar lima orang terkaya di benua tersebut.
Berdasarkan data per 7 Oktober 2026, kekayaan Dangote unggul 35,8 miliar dolar AS dibandingkan Johann Rupert, miliarder asal Afrika Selatan yang menempati posisi kedua.
Sejak 1 Maret 2026, kekayaan Dangote melonjak 23,2 miliar dolar AS, sedangkan total kekayaan empat miliarder lainnya hanya bertambah 800 juta dolar AS.
Kenaikan tersebut terutama didorong oleh valuasi bisnis kilang minyak milik Dangote di Nigeria. Sementara itu, pergerakan kekayaan empat miliarder lainnya cenderung terbatas, bahkan dua di antaranya mengalami penurunan.
Berikut daftar lima orang terkaya di Afrika berdasarkan data Forbes:
1. Aliko Dangote
Kekayaan: 51,7 miliar dolar AS (Rp928,19 triliun)
Negara: Nigeria
Respons Pelatih Persib Bandung soal FC Seoul Turunkan Pemain SMA di AFC Champions League 2 2026-2027
Lonjakan kekayaan Dangote berkaitan dengan penempatan saham privat di Dangote Petroleum Refinery & Petrochemicals pada Juli 2026. Transaksi yang semula direncanakan senilai 2,5 miliar dolar AS itu menarik minat investor hingga mencapai 3,7 miliar dolar AS. Sebanyak 1,2 miliar dolar AS kemudian dikembalikan kepada investor.
Transaksi tersebut mengurangi kepemilikan Dangote menjadi 87 persen, tetapi sekaligus mengindikasikan valuasi perusahaan mencapai 42 miliar dolar AS. Perubahan valuasi ini mendorong kenaikan kekayaannya lebih dari 20 miliar dolar AS.
Bisnis kilang minyak menjadi penyumbang terbesar kekayaan Dangote, bahkan melampaui gabungan bisnis semen, pupuk, dan gula miliknya. Dia juga memiliki 85 persen saham Dangote Cement melalui perusahaan induk. Grup tersebut membukukan pendapatan 18,2 miliar dolar AS pada 2025.
2. Johann Rupert dan keluarga
Kekayaan: 15,9 miliar dolar AS (Rp285,46 triliun)
Negara: Afrika Selatan
Johann Rupert menempati posisi kedua dengan kekayaan 15,9 miliar dolar AS, sekitar 1 persen sejak 1 Maret 2026. Penurunan ini relatif kecil dibandingkan perubahan kekayaan sejumlah miliarder lain dalam daftar tersebut.
Kisah Bayi Lahir Prematur Beratnya Cuma 330 Gram Seukuran Telapak Tangan hingga Bisa Hidup Sehat
Sumber utama kekayaan Rupert berasal dari kepemilikannya di Richemont, grup barang mewah asal Swiss yang menaungi merek Cartier dan Montblanc. Dia menjabat sebagai ketua perusahaan tersebut.
Rupert juga memiliki 7 persen saham Remgro, perusahaan investasi terdiversifikasi yang turut dipimpinnya, serta 26 persen saham Reinet, perusahaan induk investasi yang berbasis di Luksemburg.
3. Abdulsamad Rabiu
Kekayaan: 12,5 miliar dolar AS (Rp224,41 triliun)
Negara: Nigeria
Abdulsamad Rabiu menjadi miliarder dengan kenaikan kekayaan terbesar kedua setelah Dangote. Kekayaan pengusaha berusia 66 tahun itu bertambah 1,3 miliar dolar AS sejak 1 Maret 2026.
Rabiu membangun kekayaannya melalui bisnis semen dan gula yang berada di bawah BUA Group. Dia memiliki 98,2 saham BUA Cement dan 95 saham BUA Foods, dua perusahaan yang tercatat di bursa saham Nigeria.
Karena sebagian besar kekayaannya berasal dari kepemilikan saham, perubahan nilai pasar kedua perusahaan tersebut turut memengaruhi estimasi kekayaannya. Kenaikan sebesar 1,3 miliar dolar AS setara dengan sekitar 12 persen dari kekayaannya pada 1 Maret 2026.
4. Nicky Oppenheimer dan keluarga
Kekayaan: 10,6 miliar dolar AS (Rp190,30 triliun)
Negara: Afrika Selatan
Kekayaan Nicky Oppenheimer tercatat tetap sebesar 10,6 miliar dolar AS sejak 1 Maret 2026. Miliarder berusia 81 tahun tersebut berasal dari keluarga yang memiliki sejarah panjang dalam industri berlian.
Oppenheimer merupakan generasi ketiga keluarganya yang menjalankan De Beers. Pada 2012, dia menjual 40 persen saham De Beers kepada Anglo American senilai 5,1 miliar dolar AS secara tunai. Transaksi tersebut mengakhiri kendali keluarganya atas perusahaan berlian itu setelah berlangsung selama 85 tahun.
Pada 2014, Oppenheimer mendirikan Fireblade Aviation di Johannesburg, Afrika Selatan. Perusahaan tersebut bergerak dalam layanan penerbangan sewaan.
Dia juga memiliki lahan konservasi seluas sedikitnya 720 mil persegi yang tersebar di Afrika Selatan, Botswana, Zimbabwe, dan Mozambik.
5. Nassef Sawiris
Kekayaan: 9,3 miliar dolar AS (Rp166,96 triliun)
Negara: Mesir
Nassef Sawiris, orang terkaya di Mesir, menempati posisi orang terkaya kelima di Mesir. Portofolio kekayaan Sawiris tersebar di sejumlah sektor.
Forbes mencatat dia memiliki hampir 6 persen saham Adidas, perusahaan pupuk nitrogen OCI yang tercatat di Euronext Amsterdam, Orascom Construction, serta kepemilikan bersama di klub sepak bola Aston Villa.
Pada 2024, ADNOC mengakuisisi kepemilikan OCI di Fertiglobe senilai 3,62 miliar dolar AS. Transaksi tersebut menjadi bagian dari perkembangan portofolio bisnis Sawiris.
Penurunan kekayaan Sawiris masih berada dalam kisaran perubahan yang dapat terjadi pada portofolio investasi yang terdiversifikasi dan diperdagangkan di bursa. Posisi Sawiris dalam lima besar miliarder Afrika juga tidak berubah.









