Presiden PKS Minta Fraksinya di DPR Kaji Usulan Hak Angket Usut Ijazah Gibran

Presiden PKS Minta Fraksinya di DPR Kaji Usulan Hak Angket Usut Ijazah Gibran

Terkini | inews | Senin, 12 Oktober 2026 - 20:47
share

JAKARTA, iNews.id - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Al Muzzammil Yusuf meminta Fraksi PKS di DPR mengkaji usulan penggunaan hak angket untuk membentuk panitia khusus (pansus) mengusut ijazah Gibran Rakabuming Raka. Fraksi PKS juga diminta menjalin komunikasi termasuk dengan pimpinan DPR untuk menindaklanjuti usulan itu.

Permintaan ini dilayangkan Muzzammil setelah menerima sejumlah perwakilan dari aliansi masyarakat sipil seperti Ray Rangkuti, Ubedillah Badrun hingga Effendi Ghazali di kantornya, Jakarta Selatan, Senin (12/10/2026).

"Tentu ya kita hargai ini bagian dari pendewasaan politik hukum kita. Permintaan publik adalah mendialektusi (mendiskusikan) secara hukum dan konstitusional. Permintaan itu ya memang sesuatu yang wajar dalam pikir demokrasi ya," kata Muzzammil usai pertemuan.

"Nah, ini sedang reses ya, kami akan menyampaikan kepada Fraksi PKS di DPR untuk berdialog dengan berbagai fraksi di sana, dengan pimpinan DPR, apa langkah terbaik yang perlu diambil terhadap kasus ijazah-gate ini," ucap Muzzammil.

Muzzammil berharap, putusan MK yang menuai polemik ini bisa menjadi pembelajaran dan pendewasaan demokratisasi Indonesia.

"Kita ingin ke depan agar masyarakat Indonesia apa, merasa bahwa DPR bekerja mendengar suara mereka sebagai wakil rakyat dan kami sebagai partai politik yang juga punya wakil-wakil kami di sana juga menjembatani," katanya.

Sementara itu, aliansi masyarakat sipil mendorong penggunaan hak angket DPR guna membentuk pansus mengusut ijazah Gibran Rakabuming Raka.

Koordinator Aliansi Masyarakat Sipil, Ray Rangkuti menyampaikan, partai politik dan legislator perlu melihat proses kilat penyetaraan pendidikan SMA atau tingkat setara dari Gibran. Dia tak ingin pemilu sebagai ruang demokratis justru menjadi pintu melakukan kecurangan.

"Jadi, angket nanti, tentu angket itu bisa membentuk pansus yang berhubungan untuk menyelidiki soal ijazah Saudara Gibran. Karena sekarang ini kan, pengikut Gibran lah, partai pendukung Gibran itu selalu menyebut bahwa ijazah itu ada. Karena itu biar dibongkar bersama-sama," kata Ray usai pertemuan dengan DPP PKS.

Topik Menarik