27 Penulis Luncurkan Buku Kepemimpinan AHY, Jadi Kejutan Ulang Tahun
JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 27 penulis dari berbagai latar belakang, mulai dari dokter, akademisi, praktisi hingga mahasiswa, menulis buku yang membahas kepemimpinan Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Buku berjudul Kepemimpinan AHY tersebut resmi diluncurkan, Rabu (23/9/2026).
Peluncuran buku digelar di Agreya Coffee, Menteng, Jakarta Pusat. Sejumlah menteri, tokoh dan pejabat turut hadir, termasuk 27 penulis, akademisi Rocky Gerung, serta Pemimpin Redaksi iNews Aiman Witjaksono.
Saat diwawancarai usai peluncuran, AHY mengatakan buku tersebut menjadi kejutan bagi dirinya. Dia mengaku tidak mengetahui proses penyusunan buku yang dilakukan para penulis tersebut.
“Sejatinya ini adalah sebuah surprise, karena saya sendiri tidak tahu bahwa buku ini disusun, ditulis, sejak kapan pun saya juga tidak mengetahuinya,” kata AHY.
AHY kemudian mengetahui buku tersebut disiapkan sebagai kejutan ulang tahun dirinya ke-48 tahun yang jatuh pada 10 Agustus 2026 lalu. Dia pun menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada para penulis.
Terlebih, mayoritas dari 27 penulis merupakan anak muda. Menurut AHY, hal tersebut menjadi sesuatu yang istimewa karena menunjukkan masih adanya keinginan generasi muda untuk menulis.
“Ternyata ini sebagai sebuah surprise ketika itu dalam rangka ulang tahun saya, yang tentunya saya mengucapkan sekali lagi terima kasih dan mensyukuri bahwa ada keinginan yang baik dari generasi muda untuk terus menulis. Karena menulis itu adalah sebuah budaya yang baik di tengah era yang penuh dengan informasi, termasuk misinformasi,” ucap dia.
AHY menilai gagasan yang dituangkan dalam buku tersebut mencerahkan karena lahir dari pengamatan para penulis. Menurutnya, isu kepemimpinan merupakan hal mendasar yang dapat diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, politik, militer hingga dunia bisnis.
AHY yang kini mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari kabinet berharap perjalanan kariernya, mulai dari dunia militer hingga politik, yang dituangkan dalam buku tersebut dapat memberikan manfaat bagi pembaca dan masyarakat.
Dia juga berharap isi buku tidak berlebihan ataupun dibuat-buat, melainkan benar-benar berdasarkan observasi objektif para penulis.
“Saya bersyukur ketika pengalaman yang telah saya lewati dari fase-fase kehidupan saya selama ini kemudian bisa dituliskan dan bisa disampaikan kepada yang lainnya. Mudah-mudahan tidak berlebihan, bukan sesuatu yang dibuat-buat, tetapi sebuah observasi atau testimoni yang genuine, yang orisinal, dan mudah-mudahan ada manfaat yang baik untuk siapa pun yang membacanya,” ujar AHY.
Sementara itu, Penyunting Buku Kepemimpinan AHY, Herzaky Mahendra Putra menjelaskan penyusunan buku tersebut dimulai sejak awal Juli 2026 bersama puluhan anak muda dari berbagai disiplin ilmu.
Menurut Herzaky, proses penulisan sebenarnya melibatkan lebih dari 27 orang. Namun, keterbatasan tenggat waktu membuat sejumlah naskah belum dapat dimasukkan ke dalam cetakan perdana.
“Kami mengejar momentum ingin memberikan hadiah ulang tahun kepada Pak Menko 10 Agustus kemarin. Dan Pak Menko sama sekali tidak tahu. Jadi ketika kami menyampaikan mau menyerahkan buku dari penulis, beliau kaget benar dan bertanya kapan buatnya,” kata Herzaky.
Dia menegaskan penyusunan buku tersebut murni merupakan inisiatif generasi muda yang ingin membawa diskursus kepemimpinan ke ruang publik dengan basis rekam jejak, gagasan dan dampak nyata bagi masyarakat, bukan sekadar popularitas di media sosial.
Herzaky juga memastikan para penulis bekerja secara independen tanpa arahan, intervensi maupun hubungan personal dengan AHY.
“Satu pun tidak ada yang punya nomor Mas AHY. Mereka memang tidak kenal, bukan orangnya Mas AHY. Tapi memang tokoh-tokoh muda yang mengobservasi dari jauh jejak rekamnya. Ada seorang dokter yang membedah kepemimpinan Mas AHY dari ilmu kedokterannya, ada yang dari Amerika membedah dari segi ekonomi, hingga ahli komunikasi. Tidak ada arahan sama sekali dari kami,” tegas dia.
Lebih lanjut, Herzaky menegaskan peluncuran buku tersebut tidak memiliki motif maupun muatan politik praktis. Fokusnya adalah membiasakan publik menilai seorang tokoh berdasarkan pemikiran dan kemanfaatannya bagi masyarakat.
“Saya guarantee ini sama sekali tidak ada niatan politik. Kita ingin agar kepemimpinan di Indonesia didiskusikan secara terbuka jejak rekamnya, keputusannya, dan hasil dari keputusannya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Herzaky.
Daftar 27 Penulis Buku Kepemimpinan AHY
1. Abdan Syakira (Advokat, konsultan dan praktisi hukum bisnis)
2. Adam Madigliani Prana (Dosen Program Magister Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas Tarumanagara)
3. Aditya Syarief Darmasetiawan (Direktur Perencanaan dan Pengembangan PLN Icon Plus, subholding Beyond kWh PLN Group)
4. Adjie Alfaraby (Peneliti Senior di LSI Denny JA)
5. Afdhal Khalilullah (Wakil Wali Kota Banda Aceh)
6. Ahmad Jundi Khalifatullah (Ketua Umum Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia/KAMMI 2024-2026)
7. dr. Anggy Puspasari (Dokter Spesialis THT-KL)
8. Aurora Jillena Meliala (Akademisi, praktisi hukum, peneliti bidang hukum bisnis internasional, investasi dan hukum perdagangan internasional)
9. Bagas Kurniawan (Ketua Umum PB HMI 2024-2026)
10. Bernika Yustisiana Narang (Sekretaris Program Sarjana Ilmu Komunikasi FISIP UI)
11. Cahyo Seftyono (Dosen Ilmu Politik Unnes)
12. Choirul Anam (Akademisi dan peneliti kebijakan publik)
13. Darynaufal Mulyaman (Dosen Program Studi Hubungan Internasional UKI)
14. Fakhridho Susilo (Akademisi dan konsultan internasional kebijakan publik)
15. Fithra Faisal Hastiadi (Ekonom dan pengajar FEB UI)
16. I Gusti Agung Ayu Sofia Eka Maharani (Pegiat komunitas dan kegiatan sosial di Bali)
17. Jasya Rafi Prana (Visiting Assistant Professor of Economics di Williams College, Amerika Serikat)
18. Kris Wijoyo Soepandji (Stafsus Menteri Pertahanan RI)
19. Marta Muslim (Profesional senior bidang pembangunan berkelanjutan)
20. Mohammad Shofiyullah (Ketua PB PMII 2024-2027)
21. Neng Ayu Sri Wahyuni (Akademisi dan praktisi pendidikan)
22. Ray Wagiu Basrowi (Peneliti bidang kedokteran komunitas)
23. Rio F. Pasaribu (Partner di Dentons HPRP)
24. Sherry Jolieca Modigliani (Aktris, penyanyi sekaligus model)
25. Tulus Santoso (Lulusan studi Kriminologi dan Magister Ilmu Administrasi UI)
26. Vido C. Panduwinata (Penasihat strategis politik, regulasi dan hubungan internasional)
27. Winda Tania (Partner di Hanafiah Ponggawa & Partners)










