Keluarga Jurnalis iNews Yudistiro Pranoto Gelar Doa Bersama, Harapkan Kabar Baik
JAKARTA, iNews.id - Keluarga jurnalis iNews Yudistiro Pranoto (Yudis) menggelar doa bersama di kediamannya, Perumahan Nuansa Asri Blok H/4, Cinangka, Sawangan, Depok, Jawa Barat, Rabu (23/9/2026). Doa bersama digelar dengan harapan ada kabar baik terkait lima jurnalis dan dua kru kapal yang hilang kontak di kawasan Gunung Anak Krakatau.
Sanak saudara, kerabat, rekan hingga masyarakat tampak memenuhi kediaman Yudis. Istri Yudis, Rodiyah Nasution, bersama kedua anaknya, Kenzie Hafizan Pranoto dan Karel Hamizan Pranoto, tampak tabah mengikuti doa bersama.
Puluhan orang duduk secara teratur di pelataran depan rumah Yudis. Mereka melantunkan doa agar Allah SWT memberikan petunjuk dan kabar baik terkait Yudis dan kawan-kawan.
Doa bersama tersebut menjadi salah satu bentuk ikhtiar keluarga untuk mendapatkan kabar baik terkait keberadaan Yudis dan rombongan. Rodiyah mengatakan, keluarga hanya bisa berdoa dan memohon petunjuk atas musibah yang terjadi.
"Kalau dari kami cuma satu, ikhtiar kami cuma berdoa, itu saja, nggak bisa banyak melakukan apa-apa, hanya berdoa dan membaca istighfar. Kami dari pihak keluarga tentu saja ingin mendoakan, tidak hanya suami saya, tapi keseluruhan dari rombongan yang hilang di Selat Sunda bisa segera mendapatkan kabar yang terbaik," kata Rodiyah di kediamannya, Rabu (23/9/2026).
Rodiyah juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah yang selama ini memberikan dukungan kepada keluarga para jurnalis dan kru kapal yang hilang kontak. Dia juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan kepada keluarga.
Selain itu, Rodiyah meminta semua pihak memaafkan Yudis apabila selama ini memiliki kesalahan, baik yang dilakukan secara sengaja maupun tidak disengaja.
Yudis merupakan salah satu dari lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput Gunung Anak Krakatau. Selain Yudis, terdapat M Bagus Khoirunnas, jurnalis ANTARA; Arie Basuki, jurnalis Merdeka; Firman Daus dari Anadolu Agency; serta Donal Husni, jurnalis lepas.
Kelima jurnalis tersebut melakukan peliputan dengan ditemani tiga awak kapal, yakni Warta selaku nakhoda, Surakman selaku ABK, dan Heriyanto selaku pemandu.
Berdasarkan informasi terbaru, jenazah salah satu ABK, Surakman, ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Polisi memastikan jenazah tersebut merupakan Surakman berdasarkan hasil identifikasi melalui tes DNA.










